KEPANJEN - Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Kali ini dalam ajang bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional.
Pada lomba yang digelar di Politeknik Negeri Lampung pada 1924 Agustus 2024 itu, siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen meraih medali emas untuk bidang lomba Heavy Equipment.
Dengan demikian berhasil mempertahankan gelarnya sebagai juara LKS nasional.
Peraih prestasi itu yakni Deni Prasetya, 18, dan Dimas Firmansyah, 17.
Keduanya merupakan siswa kelas 12 konsentrasi keahlian Teknik Alat Berat (TAB).
Setelah proses seleksi, mereka sebagai perwakilan Jawa Timur berhasil mengungguli 21 peserta dari provinsi lain di seluruh Indonesia.
“Kami persiapan sudah sejak Januari 2024 lalu. Mulai dari seleksi di tingkat sekolah,” ujar guru pembimbing SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Rahmad Rahmadi ST.
Karena mendapat golden ticket, mereka hanya sparing di tingkat kabupaten dan langsung lolos ke tingkat provinsi.
Hingga akhirnya bisa mewakili Jawa Timur di LKS nasional.
Begitu terpilih mewakili provinsi, dia mengatakan, pembekalan kepada siswa terus dilakukan.
Latihan juga selalu konsisten.
Yakni latihan teori di rumah masing-masing dan latihan praktik di sekolah.
Rahmad menyebutkan, ada tiga pos lomba yang harus dijalani siswa binaannya. Pos pertama adalah engine alat berat.
Kemudian pos kedua electric and drive train, dan pos ketiga pre delivery inspection.
Dari tiga pos tersebut siswa binaannya meraih nilai maksimal dari dewan juri yang berasal dari UT School Jakarta, UT Corpu Jakarta, dan LSP Alat Berat Indonesia.
Sedangkan Ketua Konsentrasi Keahlian TAB SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Ari Yoga Aswara MPd menyampaikan, sebagai modal persiapan, pihaknya membeli unit ekskavator untuk berlatih siswanya.
Pada Januari 2024 lalu, alat tersebut sudah ada di sekolah.
“Komponenkomponen praktik juga kami usahakan, supaya sesuai dengan yang dilombakan,” kata dia.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Drs Maryanto MM bangga atas capaian siswanya.
Target juara yang dicanangkan dapat dicapai.
“Kami berhasil mempertahankan juara nasional seperti tahun sebelumnya,” ucapnya.
Pencapaian tersebut menjadi tiket bagi siswanya untuk melaju sampai tingkat World Skill Competition (WSC).
Capaian prestasi tersebut tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga Provinsi Jawa Timur.
Kami ingin menunjukkan bahwa SMK kita ini terus mengawal peningkatan kualitas dan layanan pembelajaran dengan berinovasi tiada henti, tancapkan disiplin dan peduli. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana