Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tempat Pembuangan Sampah di Malang Rentan Terbakar

Mahmudan • Minggu, 8 September 2024 | 17:15 WIB

 

TAK KENAL LELAH: Personel Damkar Kabupaten Malang memadamkan kobaran api di TPS Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso
TAK KENAL LELAH: Personel Damkar Kabupaten Malang memadamkan kobaran api di TPS Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso
 

 

KEPANJEN – Tempat pembuangan sampah rentan kebakaran. Dalam kurun sebulan, Agustus hingga awal September ini terjadi tiga kali kebakaran. Penyebabnya didominasi api sisa pembakaran yang belum padam, kemudian menjalar ke area tumpukan sampah.

Kebakaran pertama di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talangagung, Kecamatan Kepanjen. Proses pemadaman membutuhkan delapan unit mobil damkar. Lima armada dari damkar Kabupaten Malang, dua unit dari PR Gajah Baru, dan satu unit dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

Kemudian kejadian kedua di tempat penampungan sampah (TPS) Landungsari, Kecamatan Dau. Di dekat lokasi tersebut terjadi dua kali kebakaran. Kebakaran pertama di belakang area TPS Selasa lalu (20/8), delapan hari kemudian terjadi kebakaran kedua. Lokasinya di belakang area TPS. ”Objek yang terbakar ini tempat pembuangan sampah yang lama,” ujar Kepala Dusun Bandungan (Landungsari) Rudi Hariyanto.

Lalu tempat pembuangan sampah ketiga yang terbakar berada di Desa Ngijo, Karangploso. Kejadiannya Selasa lalu (4/9) lalu. Area yang terbakar seluas 30×50 meter. Penyebabnya belum diketahui.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto mengatakan, penanganan kebakaran sampah memakan waktu lebih lama. Meski bagian atas terpantau sudah mati, namun masih ada kemungkinan terbakar lagi. “Karena bagian dalam bisa saja muncul bara,” jelasnya. Sehingga petugas perlu membalik-balik sampah dan menyemprot secara berulang.

Misalnya kebakaran di TPA Talangagung, Sigit melanjutkan, proses penanganan bisa sampai tujuh jam. ”Agak cepat karena membalik-balik pakai alat berat,” tuturnya. Mereka menghabiskan lebih dari 12 tangki. Dugaannya tetap human error. Karena itu, warga diimbau tak membuang puntung rokok sembarangan.(iza/dan)

Editor : Mahmudan
#TPA Talangagung #kebakaran sampah #Kebakaran malang