SINGOSARI – Berniat menghalau keributan, ujungnya malah melukai orang. Itu lah yang terjadi pada Nurkholis. Akibatnya, Warga Desa Klampok, Kecamatan Singosari itu dihajar massa, kemudian di bawa ke Polsek Singosari.
Kemarin (12/9), pria 43 tahun itu berada di rumah tahanan (rutan) Polsek Singosari. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah melukai tiga pengunjung acara bantengan di Singosari, Rabu malam (11/9).
Peristiwa berawal saat gelaran bantengan di RT 01 RW 01 Desa Klampok, Kecamatan Singosari. Sekitar pukul 23.15, para penonton mberot kisruh. ”Yang bersangkutan (Nurkholis) itu awalnya ada di rumah. Karena terjadi keributan, dia akhirnya keluar,” ujar Kapolsek Singosari Kompol Mahsyur Ade kemarin.
Acara bantengan tersebut berada di depan rumah Nurkholis, sehingga dia bisa melihat langsung keributan tersebut. Geram melihat remaja saling dorong dan pukul, Nurkholis mengambil parang, lalu keluar rumah. Tujuannya untuk melerai para remaja yang terlibat saling dorong dan pukul tersebut. "Dia menghalau keributan dengan cara mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis parang. Tapi warga yang melihat merasa terancam," papar Ade.
Karena merasa ada ancaman baru, dia mengatakan, sejumlah warga pun berupaya merebut parang tersebut dari tangan Nurkholis. Rupanya, perbuatan warga tersebut disalahpahami, sehingga Nurkholis malah marah. Kemudian Nurkholis menyabetkan parangnya secara random.
Akibatnya, tiga warga di sekitarnya mengalami luka-luka. Dua di antaranya merupakan warga Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari. Yakni Afiando Candra Putra, 24, dan Dio Bagus Afianto, 28. Serta satu warga asli Klampok, Ahmad Junaedi, 31. "Afiando mengalami luka robek di telapak tangan kanan, sementara Dio terluka di kaki kiri dan telapak tangan sebelah kanan," terangnya.
Sedangkan Junaedi terluka di bagian kepala. Melihat ada yang terluka, keributan pun makin besar. Lalu Nurholis menjadi sasaran warga yang marah.
Untungnya pengeroyokan terhadap Nurkholis berhasil dihentikan setelah polisi datang ke lokasi. Karena ada parang di tangan, dia pun langsung digelandang ke Polsek Singosari. Hingga tadi malam, perkara tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.(biy/dan)
Editor : Mahmudan