Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Biaya Pembangunan Kios Pedagang Stadion Kanjuruhan Diestimasi Butuh Rp 15 Miliar

Mahmudan • Rabu, 2 Oktober 2024 | 17:15 WIB

 

 

lapak sementara PKL Stadion Kanjuruhan
lapak sementara PKL Stadion Kanjuruhan

 

KEPANJEN – Revitalisasi Stadion Kanjuruhan segera rampung, tapi nasib pedagang belum ada kepastian. Apalagi anggaran pengadaan lahan dan bangunan belum diusulkan. Diperkirakan menghabiskan belasan miliar rupiah.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dispora Kabupaten Malang Lusiani Ferelia mengatakan, sampai sekarang belum ada rencana pasti terkait relokasi. Tapi bayangan akan jadi seperti apa bentuk bangunannya sudah ada.

Dia mengatakan, area urukan tanah dan puing bangunan di sisi selatan tidak akan digunakan dalam pembangunan kios pedagang. “Tanah kami itu hanya sampai pohon sengon. Sisanya itu tanah warga dan mereka diperkenankan membuang puing di sana,” kata Lusiani kemarin.

Dia menjelaskan, bangunan permanen tersebut akan memiliki panjang 300 meter. Kemudian lebar antara 8 sampai 10 meter. Kios tersebut akan ditempati para pedagang yang dahulu berjualan di toko-toko bawah tribun Stadion Kanjuruhan. “Diperkirakan bisa menampung 75 pedagang,” terang dia.

Namun terdapat keinginan dari dispora untuk melakukan pembebasan tanah di luar ambang pohon sengon. Sebab jika dipaksa memakai lahan selebar 8 meter, dia menilai hanya cukup menampung sedikit pedagang. Pihaknya ingin membebaskan lahan lagi, sehingga bisa untuk dua baris kios. Opsi lain adalah memanfaatkan area taman Bumi Arema.

Terkait anggaran, Lusiani masih menghitung besaran dana yang diperlukan. Dia mengestimasi sekitar Rp 15 miliar. “Untuk pembebasan saja bisa tembus Rp 10 miliar. Belum bangunannya, ya diperkirakan habis Rp 5 miliar sampai Rp 6 miliar,” papar dia.(biy/dan)

Editor : Mahmudan
#stadion kanjuruhan #Kios Pedagang #Pedagang