KABUPATEN - Usaha Arema FC menghadirkan atmosfer pertandingan selama jeda kompetisi tidak bisa diwujudkan.
Itu menyusul, Singo Edan kesulitan menemukan lawan untuk menggelar laga uji coba.
Sebelumnya, Joel Cornelli merencanakan Charles Lokolingoy dkk bertanding dua kali selama BRI Liga 1 libur.
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan, upaya menggelar pertandingan uji coba sudah dilakukan selama dua pekan ini.
Tim pelatih dan sekretaris klub berusaha berkomunikasi dengan sejumlah klub lokal Malang.
Tapi, menemukan beberapa problem yang membuat sulit menggelar pertandingan.
”Ada klub yang terkendala jarak dan program latihannya yang sulit disinkronkan dengan kami,” ujar mantan pemain Persija Jakarta itu kepada Radar Malang kemarin.
Menurutnya, tim pelatih Singo Edan juga tidak bisa sembarangan dalam memilih lawan uji coba.
Ada beberapa kriteria yang disesuaikan dengan tim.
Salah satunya, lawan yang dicari bisa memberi tekanan kepada elemen tim Singo Edan. Itu menyusul, pertandingan uji coba diinginkan sebagai pengganti laga Liga 1.
Lalu, memberi kesempatan bermain untuk para pemain tim minim yang menit tampilnya saat di kompetisi.
Demi mengatasi masalah itu, Arema FC akan memaksimalkan internal game.
Dimana para pemain akan dibagi menjadi dua tim.
Seusai itu, dituntut untuk bermain dengan intensitas yang tinggi seperti pertandingan di Liga 1.
Tujuannya, supaya para pemain mendapat simulasi pertandingan.
Sedangkan, tim pelatih bisa melihat stamina para pemain.
Setelah itu mengetahui bagaimana progres tim selama berlatih skema permainan dan teknik selama jeda kompetisi.
”Kami merencanakan internal game dua kali,” tutur dia.
Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli ingin memanfaatkan internal game untuk menentukan komposisi pemain yang bisa dipakai dalam laga BRI Liga 1 pekan ke-8 nanti.
Menurutnya, Malut United merupakan lawan yang kuat.
”Kami sudah harus menetapkan tim sebelum laga selanjutnya,” ucapnya.
Joel melihat tidak bisa bermain sama seperti di laga sebelumnya.
Itu karena, bisa menyulitkan tim untuk mendapat hasil maksimal.
Dirinya memprediksi, Malut United sudah menganalisis bagaimana kelebihan dan kekurangan Singo Edan di pertandingan sebelumnya.
Berangkat dari itu, tim pelatih akan mencoba beberapa komposisi pemain dan skema permainan dalam dua game internal.
Mereka ingin terus menambah opsi permainan supaya saat buntu di pertandingan mempunyai solusi.
Saat ini, satu pekerjaan rumah Singo Edan adalah lini belakang. Seperti diketahui, Arema FC selalu kemasukan dalam dua laga terakhir.
Melawan PSS Sleman kebobolan tiga gol.
Sedangkan, saat berhadapan dengan PSIS kemasukan satu gol.
”Pemain kami memang sedang percaya diri, tapi semoga tidak lengah lagi pada laga selanjutnya,” ungkap dia.
Target utama Singo Edan adalah meneruskan tren kemenangan pada laga pekan ke-7.
Sekaligus, mengakhiri puasa kemenangan di laga home.
Sebelumnya, Arema FC hanya mendapat satu poin saat bermain di Stadion Soepriadi, Blitar. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana