DAMPIT – Lahan seluas 5.000 meter persegi di Desa Sumber Kembar, Kecamatan Dampit mengalami kebakaran kemarin (15/10). Api cepat membesar setelah menjilat tumpukan sampah di lokasi. Satu ekor kambing ikut terpanggang.
Mulanya, si pemilik lahan, Madolah menyortir sampah yang menggunung di lahannya. Banyaknya sampah membuat area tersebut menyerupai Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang ilegal.
Keseharian Madolah memang menjadi pengepul sekaligus pemulung. Sembari memilah tumpukan sampah sekitar pukul 08.00 kemarin, Madolah menyalakan rokok. Diduga api pertama kali muncul dari putung rokok yang dia buang di sekitar sampah tersebut. Di antaranya terdapat sampah plastik, ban bekas, daun kelapa kering, dan kayu bekas bangunan. Ada juga beberapa sampah yang masih terbungkus karung.
Saat api membesar, Madolah sempat berusaha memadamkannya. Namun karena cuaca panas dan seluruh permukaan tanah dipenuhi sampah-sampah yang mudah terbakar, api terus menyebar. Beberapa warga sempat mengeluhkan asap dari sampah-sampah milik Madolah yang terbakar.
“Sekitar pukul 09.50 tetangga pemilik lahan melaporkan kebakaran itu,” ujar Kepala Regu 3 Damkar Kabupaten Malang Andrianto.
Karena jarak yang jauh, dia mengatakan, petugas sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 10.15. Butuh waktu enam jam untuk memadamkan kobaran si jago merah. Damkar sampai mengerahkan empat unit mobil damkar. Sebab cakupan lahan kebakaran sangat luas dan api semakin cepat menyebar karena tertiup angin. “Rumah pemilik lahan juga selamat karena kami prioritaskan untuk disiram,” lanjut Andrianto.
Sebab, dia melanjutkan, rumah Madolah tidak jauh dari lahan sampah yang terbakar. Namun berhasil diselamatkan lantaran jalur api menuju rumah Madolah sudah diguyur air terlebih dahulu oleh petugas. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.(aff/dan)
Editor : Mahmudan