KEPANJEN - Setelah delapan tahun vakum, akhirnya PT Bagong Dekaka Makmur kembali meluncurkan trayek baru, yakni Malang-Magetan.
Hanya dengan ongkos Rp 90 ribu, penumpang dari Malang bisa sampai Magetan.
Waktu tempuhnya standar, yakni 6 jam.
Saat ini sudah tersedia dua armada untuk jalur Malang-Magetan.
Masing-masing armada berkapasitas 30 penumpang.
Di area Malang raya, terdapat beberapa objek wisata yang dilintasi.
Di antaranya kampung Inggris (Pare), Jatim Park 3, flowerwisata santerra, dan Taman Kemeseraan Pujon.
”Pemberangkatan dari Malang, tersedia pada dua waktu. Yaitu pagi hari pukul 06.10 dan siang hari pukul 13.10,” ujar Penanggung Jawab Bus Bagong Area Landungsari Ivan Hermawan kemarin.
Pada dua waktu itu, dia mengatakan, bus siap berangkat dari terminal Landungsari, Kecamatan Dau.
Bus yang berangkat pukul 06.10 diperkirakan sampai di Kota Batu pada pukul 06.40, lalu di Pare pada pukul 08.50.
Kemudian berlanjut ke arah Nganjuk sekitar pukul 10.30 dan di Madiun pukul 11.20 lalu ke Magetan.
Sedangkan pada bus keberangkatan siang hari, pukul 13.10 dari Malang.
Sampai Kota Batu sekitar pukul 13.40, berlanjut ke Pare pukul 15.50, dan tiba di Nganjuk pukul 17.30.
Lalu ke Madiun pukul 18.30 dan berakhir di Magetan.
”Dari arah Magetan ke Malang juga tersedia pada dua waktu,” kata dia.
Pada keberangkatan pagi sejak pukul 05.45 dari Magetan.
Berlanjut ke Madiun pada pukul 06.35, lalu ke Nganjuk pukul 07.25, Pare pada pukul 09.10, dan Kota Batu pukul 11.10.
Selanjutnya berakhir di terminal Landungsari, Malang.
Untuk pemberangkatan sore, dia mengatakan, dari Magetan pukul 16.30.
Kemudian ke Nganjuk pukul 18.00, Pare pukul 19.50, ke Kota Batu pukul 21.50, dan berakhir di Landungsari, Malang.
”Pada jam itu sebatas estimasi saja. Sebab perjalanan bergantung pada kondisi jalan. Namun sebisa mungkin pihaknya akan tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan,” terangnya.(aff/dan)
Editor : Mahmudan