Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akhirnya, Jalan Rajekwesi Kalipare Malang Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Fathoni Prakarsa Nanda • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 02:30 WIB
PELAN-PELAN: Sejumlah kendaraan melewati Jalan Rajekwesi di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Jalan itu sempat ditutup sejak April lalu akibat longsor.
PELAN-PELAN: Sejumlah kendaraan melewati Jalan Rajekwesi di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Jalan itu sempat ditutup sejak April lalu akibat longsor.

KABUPATEN - Perbaikan Jalan Rajekwesi di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, sudah hampir selesai.

Jalan yang menghubungkan Kecamatan Kalipare dengan Kecamatan Donomulyo di Kabupaten Malang itu sudah bisa dilintasi kendaraan dengan pelan-pelan.

Sebab, para pekerja masih terus menuntaskan proyek dan banyak material pekerjaan di tepi jalan Kabupaten Malang itu.

Pantauan di lokasi proyek kemarin siang, kendaraan besar juga sudah bisa melintas.

Seperti truk tebu dan truk tangki.

Pada saat yang sama, para pekerja juga masih menyelesaikan pembuatan dinding penahan.

Rencananya ada tiga titik tebing yang diberi dinding penahan dan dua di antaranya sudah rampung.

Sementara satu titik dinding penahan masih dalam proses finishing.

Seorang pekerja bernama Eko menjelaskan, pembuatan dinding penahan sempat mengalami kendala.

Sebab, pihaknya harus mengebor tanah di bibir jurang Jalan Rajekwesi.

“Kondisi tanah di sini keras karena bercampur batu kapur. Jadi kesulitan saat mengebor,” ujarnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menambahkan, pemasangan dinding penahan ditarget rampung bulan depan.

Setelah itu dilanjutkan pemasangan lapis fondasi agregat (LPA).

Sistemnya, tiang-tiang cor yang berjarak satu meter di dinding penahan diberi terusan memanjang ke bagian bawah jalan.

Badan jalan di depan tiang-tiang penahan dinding juga akan digali dan diberi lapisan cor.

Setelah itu baru dilapisi lagi dengan aspal.

“Jadi ketika banyak kendaraan lewat, struktur dinding penahan akan tetap kuat,” lanjut pejabat yang akrab disapa Oong itu.

Tahap terakhir adalah pengaspalan jalan yang ditarget mulai pada awal 2025.

Dana yang dibutuhkan mencapai Rp 4 miliar.

Juga ada wacana pemasangan beton sebagai penyangga tebing agar tidak longsor.

Rencana itu berkaca dari kejadian longsor di Jalan Rajekwesi pada Februari 2024 lalu.

Saat itu terjadi hujan deras yang menyebabkan badan jalan dan plengsengan Jalan Rajekwesi tergerus dan ambrol. (aff/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Jalan Rajekwesi #dilewati kendaraan #Kabupaten Malang #Bisa #Sudah