NGANTANG – Hujan mengguyur Bumi Kanjuruhan beberapa hari berdampak terhadap bisnis persewaan pancing di Waduk Selorejo, Desa Banturejo, Kecamatan Ngantang. Sebab, pemancing sepi, sehingga persewaan jasa pancing ikut sepi.
Itulah yang dirasakan Tanus, satu-satunya penyedia jasa sewa pancing di area Waduk Selorejo. ”Rata-rata hanya membawa pulang Rp 50 ribu per hari,” ujar lansia 65 tahun sembari menunjukkan beberapa pancing miliknya kemarin.
Namun sebelum memasuki hujan, dia bisa membawa pulang Rp 150 ribu per hari, bahkan sering kali lebih. Tarif sewa pancing berkisar Rp 15.000. Dengan mendapatkan Rp 150 ribu, dia melanjutkan, berarti ada 10 penyewa dalam sehari. “Sekali sewa harganya Rp 15 ribu, gratis umpan,” ucap lansia asal Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang itu.
Menurut dia, selama ini banyak warga yang tertarik memancing di area Waduk Selorejo lantaran banyak ikan. Di antaranya ikan tawes, gabus, mujair, hingga lele. Jika tidak ada hujan, Waduk Selorejo kerap dibanjiri para pemancing.
Selain dipercaya jadi tempat berkumpulnya ikan, dia mengatakan, area tersebut juga bisa diakses dengan sepeda motor langsung ke lokasi. ”Spotnya juga bagus. Kala air surut banyak spot mancing yang bisa diakses warga. Pemancing bisa turun ke bawah, setidaknya setengah meter dari permukaan sekarang,” kata dia.(biy/dan)
Editor : Mahmudan