SINGOSARI – Aksi balap liar yang memblokade Jalan Mondoroko, Kecamatan Singosari, kemarin (14/11) digagalkan aparat kepolisian. Setiap malam petugas patroli di sepanjang Singosari-Lawang tersebut.
Sebelumnya, aksi balap liar mengajak polisi kucing-kucingan. Mereka tiarap ketika polisi berpatroli, namun kembali beraksi setelah petugas patroli pergi. “Akhirnya kami berkoordinasi dengan warga Banjararum untuk membantu kepolisian mencegah balap liar,” ujar Kapolsek Singosari Kompol Masyhur Ade kemarin.
Bagi warga sekitar yang mengetahui aksi balap liar, mereka diimbau agar segera melaporkan ke polsek singosari. Hal itu dilakukan untuk mencegah aksi balap liar yang membahayakan, bagi untuk mereka maupun bagi pengendara lain yang melintas.
Ade menjelaskan, berbagai upaya kembali digalakkan untuk mengantisipasi aksi balap liar. Mulai dari pencegahan, penanganan, hingga tilang sudah dilakukan polisi. Pada upaya pencegahan, petugas rutin bersosialisasi tentang bahaya dan fatalitas kecelakaan.
Lantas untuk upaya preemtif, petugas kerap memberikan imbauan berupa banner dan teguran presisi. Sementara itu tindakan terakhir adalah tindakan represif dengan menghukum pelanggar.
Selama November ini, Ade mengaku sudah menindak satu kali aksi balap liar. Yaitu pada dini hari kemarin (14/11). “Namun tidak ada pelaku yang kami amankan,” kata dia. “Jadi kami fokuskan untuk pencegahan saja,” tambahnya. (aff/dan)
Editor : Mahmudan