KABUPATEN – Pertengkaran rumah tangga berujung pembacokan terjadi di Dusun Meduran, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, kemarin (14/11).
Pria 32 tahun bernama Ahmad Fatkhul Muslich, warga Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, tega membacok istrinya, Kholifah, 26, menggunakan pisau daging.
Peristiwa itu terjadi di tempat usaha Kholifah, yakni Zekut Martabak dan Crepes Premiun, yang baru saja naik daun.
Sejumlah saksi mata menjelaskan, Ahmad datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 09.00.
Kemudian terjadi pertengkaran antara Ahmad dengan istrinya.
Selang beberapa saat kemudian, warga mendengar Kholifah menjerit dan minta tolong.
Kebetulan saat itu terdapat dua tukang bangunan yang sedang bekerja di belakang ruko tempat usaha Kholifah.
Mereka adalah Samsul, 43, dan Syafarul Khoiri, 40.
Keduanya warga Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis.
Dua tukang itu langsung menghampiri asal suara dan sempat mengira korban tersengat listrik.
Tapi dugaan itu keliru.
”Saya kaget ketika melihat korban sudah berlumuran darah,” ujar Syafarul.
Saat itu Ahmad juga masih berada di lokasi kejadian.
Tangan kirinya memegang salah satu sisi leher korban den menempelkannya tubuh istrinya itu ke dinding.
Sementara tangan kanannya memegang pisau daging.
Dua tukang itu berusaha melerai.
Tapi emosi Ahmad sudah sulit terbendung.
Dia berteriak melarang kedua tukang itu ikut campur urusan orang.
Namun, karena Syafarul ingin menyelamatkan korban, dia dan temannya mengambil tangga besi yang sebelumnya mereka gunakan untuk bekerja.
Tangga itu langsung dilemparkan ke arah Ahmad dan mengenai kepala bagian belakang serta pelipis.
Ahmad mengalami luka akibat lemparan tangga besi itu.
Dia langsung melarikan diri dan membuang pisaunya.
”Kami segera mencari pikap dan membawa korban ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Abdulrahman Saleh,” lanjut pria yang akrab disapa Gandul itu.
Korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi luka bacok yang cukup dalam di bahu kiri dan tangan kiri.
Sementara saksi lain segera menghubungi Polsek Pakis.
”Kami melakukan pengejaran terhadap terlapor dan menemukannya berada di rumah sakit,” ujar Kapolsek Pakis AKP Suyanto.
Ahmad pun diberi perawatan atas luka di kepala bagian belakang dan pelipisnya.
Hingga tadi malam, Ahmad maupun istrinya masih sama-sama menjalani perawatan di rumah sakit.
”Untuk saat ini terlapor masih belum bisa ditetapkan sebagai tersangka karena masih dalam proses perawatan dan harus rawat inap di RSAU Abdulrahman Saleh,” pungkas Suyanto. (aff/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana