MALANG – Akses Jalur Lintas Selatan (JLS) di Dusun Panggungwaru, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, terputus akibat longsor.
Berdasarkan pantauan di lokasi, empat titik di ruas JLS Donomulyo Malang mengalami kerusakan parah akibat hujan dengan intensitas tinggi
Longsor JLS di Donomulyo Malang selatan terjadi pada Selasa malam (10/12) hingga Rabu dini hari (11/12).
Kerusakan terparah terjadi di area Kelok 9, di mana tebing setinggi 10 meter di sisi jalan juga tampak berongga.
Terpantau di lokasi, beberapa pengendara motor nekat melintasi sisa jalur yang longsor.
Tampak pula terpal ukuran besar menutup sisi pinggir JLS Donomulyo yang belum rontok.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma membenarkan.
Dia menyatakan bahwa kerusakan ini telah dilaporkan ke Kementerian PUPR untuk segera ditindaklanjuti.
“Karena JLS adalah jalan nasional, penanganannya dilakukan oleh pusat. Informasinya, pihak Balai Besar sudah menuju lokasi untuk peninjauan langsung,” jelasnya kepada Radar Malang.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, longsor ini mengakibatkan ruas jalan sepanjang ±50 meter tidak bisa dilalui kendaraan.
Tim gabungan dari BPBD, DPUBM, Muspika Kecamatan Donomulyo, perangkat desa, dan masyarakat telah melakukan koordinasi cepat untuk memasang tanda peringatan dan police line di sekitar lokasi longsor.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun luka.
Namun, longsor ini menyebabkan akses utama di Jalur Lintas Selatan tertutup total.
Pihak DPUBM Kabupaten Malang telah melibatkan Perencana dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) untuk merencanakan perbaikan secepatnya.
Longsor di Jalur Lintas Selatan (JLS) Donomulyo, Kabupaten Malang, memutus akses jalan utama.
Kerusakan parah ini melibatkan koordinasi cepat antara BPBD dan DPUBM untuk perbaikan.(fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana