KEPANJEN - Tingkat konsumsi ikan di Bumi Kanjuruhan masih rendah.
Yakni hanya 32 kilogram perkapita pertahun.
Padahal, target dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mencapai 100 gram per hari per orang.
Artinya, setiap orang harus mengonsumsi ikan 3660 kilogram dalam setahun.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring kemarin (16/12).
Dia mengatakan, sebaran konsumsi ikan masih belum menyeluruh.
Orang dianggap tidak terbiasa konsumsi ikan setiap hari.
Itu terbukti dari rata-rata konsumsi ikan per hari di Kabupaten Malang.
“Banyak masyarakat kami yang mengonsumsi ikan di bawah 100 gram per hari,” ujar Victor beberapa waktu lalu.
Pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menjelaskan, konsumsi ikan akan terus didorong.
Sebab, gizi dalam ikan cukup lengkap.
Dengan konsumsi ikan, diharapkan ke depan akan terbentuk masyarakat yang cukup gizi, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan.
“Karena dalam ikan ada protein yang bagus untuk pertumbuhan otak,” kata Victor.
Karena itu, Victor menyebutkan, konsumsi ikan dapat ditingkatkan melalui program makan bergizi gratis (MBG).
Program pemerintah pusat itu sudah dilakukan uji coba di beberapa sekolah, seperti di SDN Penarukan, Kecamatan Kepanjen.
Sementara itu, produksi ikan di Kabupaten Malang cukup melimpah.
Jika ditotal, target produksi ikan mencapai 34 ribu ton.
Dengan rincian, 22 ribu ton ikan laut dan 12 ribu ton ikan air tawar.
“Tahun ini kami perkiraan sudah bisa tercapai target 22 ribu ton itu. Termasuk juga yang perikanan darat,” kata dia. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana