Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mayat Perempuan Tergeletak di Gazebo Sawah Desa Jenggolo Kepanjen Malang

Fathoni Prakarsa Nanda • Rabu, 18 Desember 2024 | 19:30 WIB
WAJAH BABAK BELUR: Warga dan relawan medis mengevakuasi jenazah perempuan yang ditemukan di gazebo persawahan Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, kemarin. Ada dugaan bahwa mayat itu korban pembunuhan
WAJAH BABAK BELUR: Warga dan relawan medis mengevakuasi jenazah perempuan yang ditemukan di gazebo persawahan Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, kemarin. Ada dugaan bahwa mayat itu korban pembunuhan

KABUPATEN - Warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen dikejutkan temuan jenazah perempuan setengah telanjang dan babak belur di tengah sawah kemarin (17/12).

Belakangan diketahui wanita itu bernama Adika Ayu Sebtiar, 27, warga Kelurahan Sukolilo, Kota Surabaya.

Di samping jenazah ditemukan obatobatan dan barang barang yang berserakan. 

Saksi yang pertama kali melihat mayat itu adalah Ra’i, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak.

Pagi itu, sekitar pukul 07.30, Ra’i yang merupakan buruh tani hendak menuju sawah yang hendak dia garap.

Saat melintasi Desa Jenggolo, tercium bau yang tidak sedap.

Karena penasaran, Ra’i mencari sumber aroma busuk yang sangat menyengat itu.

Ternyata, bau itu datang dari sebuah gazebo di tengah persawahan.

Jaraknya sekitar 100 meter dari jalan setapak.

Saat didekati, Ra’i melihat di dalam gazebo itu ada mayat perempuan yang tergeletak.

Ra’i langsung melaporkan temuan itu ke Sunarko yang merupakan carik Desa Jenggolo.

”Setelah memastikan temuan itu adalah mayat, kedua saksi memanggil perangkat desa dan melapor ke Polsek Kepanjen,” ujar Kapolsek Kepanjen AKP Lutfi.

Ketika dilakukan evakuasi, polisi menemukan sejumlah fakta mengejutkan.

Di antaranya, wajah korban babak belur.

Kemungkinan besar dipukul menggunakan benda tumpul.

Di lokasi itu juga berserakan barang barang yang diduga milik korban.

Seperti tas selempang berwarna merah, ponsel, KTP, kartu BPJS, dan kartu ATM.

Ada obatobatan, helm berwarna hitam, hingga pakaian dan sepatu.

Pagi itu juga Polsek Kepanjen segera menghubungi tim forensik Polres Malang untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini masih kami kumpulkan buktibukti untuk menangani kasus kali ini,” ujar KBO Satreskrim Polres Malang Ipda Dicka Hermantara.

Penemuan sejumlah luka di kepala mengindikasikan adanya kekerasan sebelum korban meninggal.

Tapi polisi belum bisa memastikan apakah kasus itu termasuk bunuh diri atau pembunuhan.

Sebab saksi yang diperiksa terlalu minim, mengingat TKP jauh dari keramaian warga.

Upaya lain yang dilakukan adalah mencari tambahan keterangan dan pemeriksaan CCTV di dekat lokasi kejadian.

Mulai dari arah kedatangan korban dan orang orang yang ditemui korban terakhir. (aff/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#perempuan #Mayat #KEPANJEN #Sawah #malang