Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menguat Dugaan Pembunuhan Perempuan asal Surabaya

Mahmudan • Kamis, 19 Desember 2024 | 14:45 WIB

 

MASIH DISELIDIKI: Aparat kepolisian mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan di gubuk persawahan Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen.
MASIH DISELIDIKI: Aparat kepolisian mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan di gubuk persawahan Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen.
 

 

KEPANJEN – Teka-teki penyebab meninggalnya Adika Ayu Sebtiar, 27, di gubuk sawah desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen pada Selasa lalu (17/12) mulai terungkap. Diduga, perempuan asal Sukolilo, Surabaya itu menjadi korban pembunuhan. Diduga sebelum dibunuh, korban disetubuhi terlebih dahulu.

Indikasi dugaan pembunuhan terlihat dari hasil otopsi. Di antaranya tengkorak retak akibat pukulan benda tumpul dan luka memar di organ intim korban. Selain itu, juga ditemukan luka tanda-tanda kekerasan, seperti memar di pelipis dan mata kanan, kening bagian kanan, hingga bibir bawah korban.

Sementara perkiraan kematian korban 24 jam sampai 36 jam sebelum otopsi dilakukan. ”Kemungkinan besar korban sempat disetubuhi saat masih hidup,” ujar Kapolsek Kepanjen AKP Moh. Lutfi kemarin.

Kendati demikian, Lutfi mengatakan, tidak ditemukan sperma di organ intim korban. ”Kami masih melanjutkan penyelidikan, mengingat minimnya saksi dan bukti CCTV di TKP,” kata dia

Sejauh ini pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi. Mulai dari warga setempat hingga keluarga sudah diperiksa. Informasi yang diterima polisi dari keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sejak Sabtu lalu (14/12). Saat itu salah satu keluarga sempat mengantar korban ke terminal. Namun korban tidak mengungkap tujuannya ke mana.

Sempat ramai di media sosial (medsos) bahwa ada yang melihat status WhatsApp korban menghadiri acara komunitas motor CB di Nganjuk. Acara itu diselenggarakan pada Sabtu malam (14/12). Lalu sejak saat itu korban sudah tidak membagikan status WhatsApp lagi.

Terkait kabar itu, Lutfi akan menyelidikinya. Sebab semua kemungkinan bisa terjadi. “Intinya semua masih kami selidiki, kalau memang pembunuhan semoga pelaku segera bisa kami amankan,” pungkas perwira dengan tiga balok emas di pundaknya itu. (aff/dan)

Editor : Mahmudan
#penemuan mayat #Pembunuhan #polsek kepanjen