Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Malam Terjadi Longsor, Sore Pohon Tumbang

Bayu Mulya Putra • Minggu, 22 Desember 2024 | 20:40 WIB
IMBAS CUACA BURUK: dua kamar milik warga di Desa Siamparejo, Kecamatan Jabung tertimpa longsoran tanah yang terjadi Jumat malam (20/12).
IMBAS CUACA BURUK: dua kamar milik warga di Desa Siamparejo, Kecamatan Jabung tertimpa longsoran tanah yang terjadi Jumat malam (20/12).

KABUPATEN – Rentetan bencana karena curah hujan tinggi masih terjadi.

Mulai Jumat malam (20/12) sampai kemarin sore (21/12), sedikitnya ada dua kabar yang tersiar.

Kabar pertama datang dari Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung.

Tanah setinggi lima meter dan lebar 15 meter menimpa dua bilik kamar tidur milik Matasrep, 74, salah satu warga di sana.

Itu terjadi pada Jumat malam (20/12) sekitar pukul 20.00.

Sebelumnya, sejak sore hari Desa Slamparejo memang dilanda hujan lebat Saat tanah di sekitar rumahnya longsor, Matasrep sudah tertidur di kamarnya.

Sementara Ngatemi, 65, istrinya, masih duduk-duduk di depan rumah.

”Waktu masuk rumah, tahu tahu kamar saya sudah hancur,” ujar Ngatemi saat ditemui di rumahnya, kemarin.

Longsoran itu menimpa dua kamar yang berdampingan di ruang tengah.

Satu kamar milik Ngatemi.

Satu lagi kamar kosong.

Setelah kejadian, Sucipto, 35, anak kedua Ngatemi yang rumahnya berada di belakangnya segera mengecek kondisi kedua orang tuanya.

”Saya langsung lari ke depan, karena biasanya selepas salat isya Ibu saya sudah tidur,” ujar Sucipto.

Kepada wartawan koran ini, dia mengaku sudah melihat sedikit longsoran saat sore hari menjelang Magrib.

Dia tidak menyangka akan terjadi longsor susulan yang lebih besar.

Keluarga Ngatemi berharap pemerintah bisa membantu memperbaiki rumahnya.

Mereka mengestimasi nilai kerugian sekitar berkisar Rp 4 juta.

Di tempat lain, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut longsor itu disebabkan hujan deras yang terus-menerus.

Dia juga menyebut masih ada potensi longsor susulan.

”Sebab 20 meter dari sana juga ada longsoran serupa, tapi sudah terjadi akhir November lalu,” kata Sadono.

Di tempat lain, sebuah pohon akasia di Jalan MT. Haryono, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang tumbang kemarin sore (21/12), sekitar pukul 14.50.

Pohon dengan tinggi enam meter dan diameter 30 sentimeter itu roboh karena akarnya lapuk.

Hujan deras disertai angin kencang ikut andil dalam insiden pohon tumbang itu.

”Beruntung, saat pohon tumbang ke jalan, posisi jalan sedang sepi,” ujar Kepala Bidang (Kabid) RTH DLH Kota Malang Laode KB Al Fitra.

Lalu lintas di sekitar lokasi sempat padat selama satu jam akibat proses evakuasi.

Petugas harus menerapkan sistem buka tutup di sana.

Kasus itu menambah panjang deretan pohon tumbang di Kota Malang.

Menurut Laode, pihaknya sudah rutin melakukan pemeliharaan pohon.

Selama bulan ini, pihaknya sudah menyusun rencana untuk melakukan pemeliharaan di 76 titik pohon di Kota Malang. (aff/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#curah hujan tinggi #Bencama Alam