DONOMULYO - Hujan deras mengguyur Donomulyo selama dua hari, 28-29 Desember 2024 mengakibatkan longsor di dua titik.
Yakni di Desa Mentaraman dan Desa Kedungsalam.
Tiga rumah ambrol terendam longsoran tanah.
Longsoran pertama terjadi di Dusun Krajan, Desa Kedungsalam sekitar pukul 14.30.
Hujan deras sejak siang hari mengakibatkan tebing setinggi lima mater dengan lebar enam meter ambrol.
Dua rumah warga yang berada di samping tebing terdampak.
Yaitu rumah milik Weltik Ismiati, 62, dan Sutilan, 38.
“Kami perkirakan dari dua rumah yang terdampak itu kerugiannya mencapai Rp 10 juta,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan kemarin (29/12).
Kedua rumah itu mengalami kerusakan di bagian dapur dan kamar tidur. Kemudian keesokan harinya, kemarin (29/12) kisaran pukul 06.45, longsoran serupa terjadi di Dusun Sumberceleng, Desa Banjarejo.
Tebing setinggi empat meter dengan lebar dua meter mengalami longsor.
Satu rumah milik Misidi, 60, mengalami kerusakan pada tembok dapur.
“Kedua titik sudah kami evakuasi, tapi ada sedikit kendala,” lanjut Sadono.
Pada titik longsoran kedua, materialnya bukan hanya tanah dan rumput.
Melainkan sebuah batu dengan diameter dua meter ikut jatuh mengenai rumah warga.
Tanah dan rumput yang lebih dulu longsor ke dinding belakang rumah Misidi berhasil menahan batu besar untuk terus menggelinding ke arah rumah.
Untuk itu, kerusakan rumah bisa terminimalisir.
Untuk mengevakuasi batu besar itu, BPBD membutuhkan alat pemecah batu.
Sebab apabila batu diangkat tidak memungkinkan.
Namun proses evakuasi dan pemberian bantuan berjalan dengan lancar. (aff/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana