Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Disoroti DPRD, Pemkab Malang Didesak Tuntaskan 282 Sekolah Rusak dalam 2 Tahun

Mahmudan • Rabu, 1 Januari 2025 | 00:00 WIB
Grafis
Grafis

KEPANJEN – DPRD Kabupaten Malang menyorot banyaknya sekolah rusak di Bumi Kanjuruhan.

Setidaknya ada 282 sekolah yang rusak, baik negeri maupun swasta.

Rinciannya, 206 SD dan 76 SMP.

Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zia’ul Haq mengatakan, perbaikan sekolah rusak diharapkan rampung dua tahun lagi, yakni 2026.

Sebab melalui perbaikan sekolah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

”Kami akan programkan menyelesaikan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 2025 dan tahap kedua pada 2026,” ujar Zia.

Selain perbaikan sekolah, Zia mengatakan, juga masih ditemukan sekolah yang fasilitasnya masih belum layak.

Misalnya perpustakaan yang dijadikan satu dengan ruang lain, seperti ruang kesehatan.

Padahal, dia melanjutkan, perpustakaan merupakan ruang penting untuk meningkatkan minat baca anakanak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang Suwadji memaparkan, skema perbaikan sekolah masih akan dirumuskan secara rinci pada 2025 depan.

Sebab, terdapat dua sumber anggaran.

Yakni dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN dan dari APBD.

“Dari anggaran yang sudah direncanakan ini, akan kami hitung dulu untuk berapa sekolah yang akan diperbaiki,” kata Suwadji kemarin.

Namun, dia tidak mengingat nominal anggaran yang sudah direncanakan tersebut.

Berkaca pada 2024 ini, disdik memperoleh anggaran Rp 78,28 miliar.

Sekitar Rp 1,82 miliar untuk 40 lembaga SD dan empat lembaga SMP.

Sedangkan untuk perbaikan sekolah menggunakan DAK, dialokasikan Rp 38,23 miliar.

Rinciannya, Rp 7,76 miliar untuk 12 gedung SMP dan Rp 30,47 miliar untuk 49 lembaga SD.

Secara umum, rehabilitasi dilaksanakan untuk ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, toilet, dan ruang komputer.

“Perbaikan sekolah dilakukan secara swakelola. Artinya, pelaksana perbaikan berasal dari komite dan sekolah,” imbuh pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

DAK yang diperoleh Pemkab Malang pada 2024 ini lebih besar dibanding 2023 lalu.

Suwadji menyebutkan, pada 2023 lalu, DAK untuk perbaikan SMP negeri dialokasikan Rp 4,06 miliar.

Anggaran tersebut untuk memperbaiki 17 sekolah.

Sama seperti SMP negeri, DAK yang diperoleh Pemkab Malang untuk perbaikan SD negeri pada 2024 ini lebih banyak daripada 2023 lalu.

Pada 2023 lalu, DAK untuk perbaikan SD negeri Rp 22,65 miliar.

Anggaran tersebut untuk memperbaiki 39 sekolah. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#dprd #Sekolah Rusak #Kabupaten Malang