Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siap Beroperasi, Pekan Depan 240 Siswa Masuk SMA Taruna Pagak Kabupaten Malang

Mahmudan • Sabtu, 4 Januari 2025 | 17:50 WIB

 

PENDIDIKAN: Pangdam V/Brawijaya  Mayjen TNI Rudy Saladin (depan, tiga dari kiri) bersama jajaran meninjau  SMA Taruna Nusantara di Desa Dempok, Kecamatan Pagak,  Kabupaten Malang, kemarin (3/1).
PENDIDIKAN: Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin (depan, tiga dari kiri) bersama jajaran meninjau SMA Taruna Nusantara di Desa Dempok, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, kemarin (3/1).

PAGAK - Sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan pemerintah pusat terus dilakukan.

Kali ini dengan pembangunan sekolah bertaraf nasional di Desa Dempok, Kecamatan Pagak.

Sekolah tersebut merupakan bagian dari SMA Taruna Nusantara (STN) Magelang yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.

Pekan depan, tepatnya Senin (6/1), 240 siswa siswi SMA Taruna Nusantara akan mulai proses belajar mengajar.

Hal itu disampaikan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/ Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin MA setelah meninjau STN kemarin (3/1).

Bangunan sekolah sudah hampir tuntas. Progresnya sekitar 8090 persen.

“Ini hanya tinggal finishing bangunan saja. Sekalian nanti dibuatkan saluran PDAM (sekarang Perumda Tirta Kan juruhan), supaya tidak menggunakan full sumur bor,” ujarnya kemarin.

Sebab, kualitas air dari sumur bor tersebut tidak terlalu bagus.

Khususnya air yang mengalir di graha, sehingga memerlukan filterisasi.

Karena itu, menurut jenderal bintang dua tersebut, akan lebih efektif jika memanfaatkan air dari Perumda Tirta Kanjuruhan. Selebihnya, fasilitas sudah dilengkapi.

Seperti graha, gedung untuk perkan toran, listrik, lemari, tempat tidur, hingga meja belajar.

Sebelum memasuki STN di Pagak, siswa siswi angkatan 35 yang saat ini duduk di kelas X menempati Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IV Diponegoro, Magelang.

Itu sambil menunggu penyelesaian pembangunan sekolah di Kabupaten Malang dan Cimahi.

“Setelah pembangunan sekolah hampir selesai, mereka baru dibagi. Sekitar 240 siswa siswi di Malang, sepertiganya di Cimahi, sepertiganya di Magelang,” kata Rudy.

Dia menjelaskan, untuk proses seleksi dilakukan secara terpusat di Magelang.

Ketika sudah dinyatakan lolos, siswa siswi akan didistribusikan.

Proses pembelajarannya pun hampir sama dengan SMA negeri atau swasta pada umumnya.

Hanya saja, di STN terdapat tambahan pembelajaran wawasan kebangsaan dari pamong pengajar yang rata rata berasal dari TNI.

Seperti diberitakan, pembangunan STN tersebut menghabiskan Rp 240 miliar.

Biayanya ditanggung oleh Kemenhan.

Pembangunan dimulai sejak November 2023 lalu di lahan dengan luas sekitar 2930 hektare milik TNI Angkatan Darat. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kabupaten Malang #sma taruna nusantara