TUMPANG – Bocah 7 tahun, inisial FAS, asal Gununganyar, Kota Surabaya tenggelam di kolam renang Lembah Indah Tumpang Kabupaten Malang, Minggu lalu (5/1).
Dia tenggelam di kolam renang Lembah Indah Tumpang yang memiliki kedalaman 1,4 meter.
Kolam renang itu khusus diperuntukkan bagi wisatawan dewasa.
Sedangkan kolam renang anak-anak berjarak sekitar 15 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Akibat tenggelam tersebut, nyawa FAS tidak tertolong.
Informasi yang dihimpun di lokasi, rombongan ibu ibu PKK dari Kota Surabaya tiba di lembah tumpang malang sekitar pukul 09.00, Minggu (5/1).
Setiba di lokasi, rombongan wisatawan beraktivitas lazimnya wisatawan pada umumnya.
Ada yang berenang dan beberapa di antaranya menikmati keindahan wisata sambil berfoto-foto.
Saat itu, ibu korban, Siti Farida, 32 terpisah dengan anaknya.
“Kisaran pukul 10.30 salah satu rombongan berteriak minta tolong,” ujar Kapolsek Tumpang Iptu Winanto di sela olah TKP kemarin (6/1).
Mendengar teriakan suara minta tolong, petugas kolam renang segera menghampiri suara teriakan.
Ternyata berasal dari salah satu gazebo dekat kolam renang dewasa.
Pada gazebo itu, sudah tergeletak korban yang sudah tidak sadarkan diri.
Petugas sempat memberi pertolongan pertama, namun belum menunjukkan tanda-tanda kesadaran.
Akhirnya korban dibawa ke Puskesmas Tumpang dan tiba pada pukul 11.00.
Korban segera diperiksa oleh petugas medis.
Hidung korban sudah mengeluarkan air bercampur busa.
“Petugas medis segera melakukan cek nadi, rekam jantung, dan reflek cahaya namun tidak ada respons,” lanjut Winanto.
Akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia.
Pada pukul 11.40, korban dibawa ke rumah duka di Surabaya oleh pihak keluarga.
Hingga berita ini ditulis kemarin petang, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban dan pihak pengelola wisata.
Di lokasi sudah terdapat papan peringatan agar para orang tua menjaga anaknya saat berenang di area tersebut. (aff/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana