Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Minggu, Tiga Rumah di Kabupaten Malang Tertimbun Longsor

Mahmudan • Kamis, 16 Januari 2025 | 00:00 WIB
BENCANA: Personel dari BPBD Kabupaten Malang mengevakuasi korban longsor di Jalan Siwalan, Dusun Krajan, Desa Klampok, Kecamatan Singosari. BPBD KABUPATEN MALANG FOR RADAR KANJURUHAN
BENCANA: Personel dari BPBD Kabupaten Malang mengevakuasi korban longsor di Jalan Siwalan, Dusun Krajan, Desa Klampok, Kecamatan Singosari. BPBD KABUPATEN MALANG FOR RADAR KANJURUHAN

KEPANJEN - Bencana longsor masih mengancam warga Bumi Kanjuruhan. 

Dalam kurun dua minggu terjadi empat kali longsor dan tiga rumah tertimbun. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat kerugian material akibat bencana tersebut mencapai Rp 45 juta. 

Longsor terbaru menimpa rumah di Jalan Siwalan, Dusun Krajan, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Minggu (12/1).

Informasi yang dihimpun di lokasi, rumah milik Iswandi tertimbun longsoran tebing di belakang rumah. 

Tebing tersebut setinggi 2 meter dengan panjang 10 meter.

 Baca Juga: Longsor di Jalan Penghubung Pagak-Kepanjen Malang, Kendaraan Antre Menunggu Penanganan

“Rumah itu dihuni tiga orang,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan kemarin. 

Selain rumah, sepeda motor dan perabotan rumah rusak. 

Total kerugian yang diderita satu keluarga itu mencapai Rp 25 juta. 

Saat ini, korban sudah menerima bantuan sementara dari BPBD yaitu paket sembako, dan seperangkat alat kebersihan untuk membereskan longsoran. 

“Saat ini rumahnya masih ditempati,” lanjut Sadono. 

Namun ketika hujan deras mulai turun, korban dan keluarganya harus mengungsi ke garasi tetangga. 

Sebab atap rumah mereka sudah bocor ditambah potensi longsoran susulan sangat tinggi. 

Selain rumah Iswandi, longsor juga terjadi di tiga titik lain. 

Pertama pada 6 Januari lalu, sebuah tebing di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang longsor dan mengenai saluran irigasi pertanian warga serta aliran PDAM. 

Pada longsoran kala itu tidak ada korban jiwa maupun bangunan yang terdampak. 

Kemudian longsoran di titik lain terjadi pada 8 Januari lalu. 

Lokasinya di Desa Duwet, Kecamatan Tumpang. 

Satu rumah terdampak dengan kerugian Rp 15 juta. 

Yaitu rumah milik Saiful Afiffin, 40, yang dihuni empat jiwa. 

Longsoran berikutnya berada di Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo. 

Bencana tersebut mengakibatkan satu rumah milik Juma’iyah, 38, jebol bagian belakang. 

Total kerugian mencapai Rp 5 juta. (aff/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Bumi Kanjuruhan #Rumah Tertimbun #Bencana Longsor #Dua Minggu #Kabupaten Malang #BPBD Kabupaten Malang