PONCOKUSUMO – Budi daya perikanan diyakini mampu meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Malang. Kualitas dan kuantitas airnya pun mendukung untuk kegiatan budi daya tersebut, seperti di Kecamatan Poncokusumo.
Saat giat sambang desa di Kecamatan Poncokusumo kemarin (15/1), Bupati Malang H M. Sanusi meninjau dua titik budi daya perikanan. Titik pertama yakni di Embung Desa Wonomulyo. Di titik tersebut, Sanusi melepaskan bibit ikan nila. “Kami menebarkan 10 ribu bibit ikan nila di kolam dengan luas sekitar 2.000 meter persegi,” ucap Sanusi.
Ketika nila itu tumbuh, diharapkan dapat dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya warga Desa Wonomulyo. Sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan yang juga berpengaruh terhadap ekonomi kerakyatan masyarakat.
Selain itu, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu juga meninjau kelompok budi daya perikanan (Pokdakan) Lancar Jaya di Desa Dawuhan. Di sana terdapat empat kolam dari tanah dengan luas masing-masing sekitar 1.000 meter persegi. Serta kolam dari terpal yang berbentuk lingkaran. “Di sini (Pokdakan Lancar Jaya) akan kami bantu bibit ikan nila juga sebanyak 10 ribu ekor,” kata Sanusi.
Sebab, menurutnya, kecamatan itu memiliki aliran air cukup deras. Sehingga kadar oksigen terlarut yang penting untuk pertumbuhan ikan nila dapat meningkat. Kemudian aliran air yang deras juga dapat membantu mencegah penumpukan limbah. Sehingga dapat menjaga kualitas air tetap baik. Karena itu, kuantitas dan kualitas produksi ikan nilanya juga bagus. “Per kilogram dijual Rp 35 ribu,” kata Sanusi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring menyebut, pokdakan tersebut mampu panen sekitar 2 ton ikan lele per panen. “Sedangkan untuk nila, mereka dapat mencukupi kebutuhan 50 kilogram per minggu untuk salah satu ponpes (pondok pesantren) di Bululawang,” kata dia.
Pejabat eselon II B Pemkab Malang itu juga menjelaskan, bantuan benih 10 ribu ekor tersebut akan segera diberikan. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan mampu mengembangkan usaha budi daya perikanan Pokdakan Lancar Jaya.(yun/dan).
Editor : Mahmudan