WAJAK - Budi daya rumput taman di Desa Kidangbang, Kecamatan Wajak mendapat perhatian dari Bupati Malang H M. Sanusi. Orang nomor satu di Pemkab Malang itu berencana membina para pembudidaya rumput taman tersebut.
”Pembinaan itu supaya kualitas (rumput taman) nanti semakin bagus. Pemasarannya juga nanti dibantu Pemkab Malang,” ujar Sanusi di sela meninjau rumput taman Desa Kidangbang beberapa waktu lalu.
Rumput taman tersebut sudah melayani permintaan untuk stadion di Indonesia, termasuk Stadion Kanjuruhan. Sehingga semakin baik kualitasnya, diharapkan dapat memperluas pasar untuk rumput taman. “Kalau di daerah lain, rumput jadi persoalan. Tapi di Wajak, rumput bisa jadi uang dan penghasilannya cukup menjanjikan,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Sanusi menyebut, rumput tersebut dijual seharga Rp 25 ribu per meter persegi. Jika satu kelompok memiliki 1.000 meter persegi, maka dapat menghasilkan sekitar Rp 25 juta.
Umbarwati, salah satu petani rumput taman di Desa Kidangbang mengatakan, biasanya dia memasarkan rumputnya ke Surabaya dan Sidoarjo. Per bulan, dia akan memasarkan 600 meter x 10 centimeter untuk dua kota tersebut. Rumput ratusan meter itu dikirim menggunakan truk besar dan truk engkel. "Kalau truk besar muat 350 meter x 8-10 centimeter, sedangkan truk engkel hanya 250 meter x 8-10 centimeter," kata perempuan berusia 60 tahun itu.
Nantinya, rumput-rumput taman akan dijual Rp 17.000 per meter dengan masing-masing petak rumput berukuran sekitar 8-10 centimeter. Namun harga jual akan berbeda ketika pembeli datang langsung ke rumah atau lahannya. Yakni menjadi Rp 13.000 per meter. Sebab, dia tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi. Sehingga harganya jauh lebih murah. “Kalau pembeli minta sekalian ditanamkan, harganya lebih baik. Jadi sekitar Rp 25 ribu per meter,” kata dia.
Pembelian dalam jumlah sedikit, dapat langsung dibawa dengan kantong plastik. Namun untuk pembelian dalam jumlah banyak, dapat dikirim menggunakan truk. Ongkos kirimnya menyesuaikan medan yang ditempuh. "Seperti ke Pujon, itu ongkos kirimnya bisa sampai Rp 1 juta untuk 300 meter rumput. Karena jalannya menanjak," pungkasnya. (yun/dan).
Editor : Mahmudan