KEPANJEN - Pelayanan kesehatan di Kabupaten Malang terus dikembangkan.
Utamanya di RSUD Kanjuruhan yang ditetapkan sebagai salah satu RS Kanker Jantung-Stroke-Uronefrolog (KJSU).
Sehingga memerlukan infrastruktur, fasilitas, dan perlengkapan tambahan.
Di antaranya Intensive Cardiac Care Unit (ICCU), cathlab, ruangan operasi bedah jantung, ruangan rawat inap pasien bedah jantung, step down unit, instalasi radiologi, pelayanan penunjang lainnya, stroke unit, hemodialisis, dan urologi.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto mengatakan, proyek pengembangan tersebut akan direalisasikan menggunakan sistem Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Melalui skema tersebut, dia mengatakan, pembiayaan menggunakan sistem unsolicited.
Sehingga Pemkab Malang tidak akan mengeluarkan anggaran dalam pengerjaannya.
“Saat ini masih ada satu badan usaha yang berminat dan sedang menyusun FS (Feasibility Study). Paling cepat, pertengahan tahun ini bisa lelang,” ujar Tomie ditemui kemarin (24/1).
Lelang akan dilakukan jika hasil FS sudah sesuai kesepakatan.
Lelang tersebut akan terbuka untuk investor dalam negeri maupun luar negeri.
Pejabat eselon II B Pemkab Malang itu juga mengatakan, akan ada dua skema pembiayaan dari badan usaha.
Badan usaha bisa secara keseluruhan membiayai gedung dan peralatan, namun belanjanya sangat besar.
Skema kedua, badan usaha bisa membiayai gedung.
Sedangkan peralatan dari Kerja Sama Operasional (KSO).
“Setelah beberapa tahun, ketika modal dari badan usaha kembali, baru menjadi haknya RSUD Kanjuruhan,” kata Tomie.
Seperti diberitakan, untuk penambahan keseluruhan fasilitas tersebut, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 500 miliar.
Baik gedung maupun peralatan.
Proyek tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di Kabupaten Malang dan sekitarnya yang memerlukan layanan KJSU.
Kapasitas rumah sakit pun akan semakin besar.
Dari yang saat ini 240 Tempat Tidur (TT) diharapkan mampu mencapai 500 TT.
Sehingga, terdapat tambahan 260 TT.
Sebagai informasi, pada 2024 lalu, RSUD Kanjuruhan meresmikan layanan baru.
Di antaranya cathlab penyakit jantung dan pembuluh darah berbasis neurologi, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) untuk mengobati batu ginjal tanpa operasi, area pengembangan layanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU), pengembangan incinerator limbah medis, serta mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM). (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana