Menyambut Gelaran Porprov IX Jatim
“Di kawasan Kanjuruhan itu, kami sudah melengkapi sesuai standar pertandingan. Termasuk toilet-toilet sudah banyak dan sudah bagus.”
M. Hidayat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang.
KEPANJEN – Setelah didapuk menjadi salah satu rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersiap memperbaiki sarana dan prasarana (sarpras).
Biaya perbaikan disiapkan Rp 2,1 miliar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang M. Hidayat memaparkan, anggaran Rp 2,1 miliar dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025.
Dana tersebut untuk perbaikan minor di empat sarana olahraga.
”Seperti perbaikan GOR Indoor Kanjuruhan yang kami mengalokasikan Rp 1,6 miliar dan perbaikan pagar bagian belakang GOR yang keropos Rp 200 juta,” ujar Hidayat ditemui kemarin (17/2).
Selain itu, dia mengatakan, juga akan dilakukan perbaikan filter kolam renang senilai Rp 150 juta.
Sebelumnya, filter yang digunakan untuk sirkulasi air sempat rusak.
Sehingga tidak mampu menyaring kotoran air kolam renang.
Selain itu, pihaknya juga menganggarkan Rp 150 juta untuk pengadaan pasir voli pantai di dua lapangan.
Perbaikan fasilitas olahraga tersebut disiapkan untuk menyambut gelaran Porprov IX Jatim yang digelar empat bulan ke depan.
Hidayat mengungkapkan, secara keseluruhan 32 venue di Kabupaten Malang siap digunakan untuk kompetisi kontingen di Porprov XI Jatim.
Secara fungsi, lanjutnya, venue tersebut dalam kondisi baik.
Hanya saja ada yang masih memerlukan pemeliharaan minor, seperti pengecatan atau perbaikan titik-titik atap yang bocor.
Sebagai contoh, lintasan sepatu roda yang terletak bagian depan gerbang masuk Stadion Kanjuruhan di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen.
Secara fungsi, Hidayat mengatakan, lintasan tersebut dapat digunakan.
Kemarin pun ada dua anak yang sedang bermain sepatu roda di lokasi tersebut.
”Namun catnya mulai memudar,” terang mantan Kabag Humas Pemkab Malang (kini Pro kopim Pemkab Malang).
Nantinya, Hidayat mengatakan, untuk pengecatan lintasan sepatu roda, akan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang.
“Begitu pula salob (sapu lubang) aspal jalan untuk lintasan pertandingan Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang nanti akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM),” ucap pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten Malang itu.
Dia mengatakan, Stadion Kanjuruhan sudah siap digunakan, utamanya lintasan atletik.
Namun sementara ini pihaknya menunggu serah terima dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) ke Pemkab Malang.
Sedangkan gelanggang olahraga akan digunakan sebagai venue pertandingan final sepak bola.
Saat babak penyisihan, direncanakan menggunakan lapangan sepak bola Stadion Kahuripan di Desa Talok, Kecamatan Turen.
”Di kawasan Kanjuruhan itu, kami sudah melengkapi sesuai standar pertandingan. Termasuk toilet toilet sudah banyak dan sudah bagus,” pungkasnya. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana