KEPANJEN - Sudah lama kosong, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) ASN Kabupaten Malang akan dimanfaatkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.
Namun untuk teknis penyewaan masih akan didiskusikan dalam rapat koordinasi bersama Pem prov Jatim.
Jika tidak ada aral, rapat itu akan digelar pada Selasa depan (25/2).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang M. Hidayat menyebut, di rusunawa itu ada sekitar 40 kamar.
Namun karena lama tidak terpakai, bangunan itu masih membutuhkan perbaikan berupa pemeliharaan.
“Rusunawa ini mungkin ada kebocoran atau yang lainnya, masih kami cek dan lakukan per baikan melalui pemeliharaan. Sehingga bisa dimaksimalkan,” kata Hidayat.
Menurutnya, banyak pihak yang menanyakan untuk menginap di rusunawa itu.
“Baru-baru ini orang dari ski air mau menginap di sini (rusunawa). Kemudian panitia dari provinsi juga katanya mau menggunakan gedung ini,” kata pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu.
Padahal, Dayat melanjutkan, ruangan di rusunawa terbatas.
Bagi atlet maupun official yang menggunakan venue di sekitar Kepanjen akan melibatkan penginapan terdekat.
Seperti Hotel Grand Miami, Grand Kanjuruhan, Hotel Mirabell, Hotel YNO Castle Kepanjen, dan beberapa hotel lain.
“Jika perlu, rumah-rumah penduduk yang memenuhi syarat sebagai homestay akan kami libatkan,” imbuh mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Kabupaten Malang itu.
Selain ketentuan homestay, Dayat menyebut, dalam rakor juga akan dibahas pelaku UMKM yang terlibat.
Sehingga memerlukan koordinasi dengan dinkop UKM dan dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag).
Selain itu, pihaknya juga berencana melibatkan agen travel untuk mengurus angkutan.
Rencananya porprov digelar pada 28 Juni sampai 5 Juli depan.
“Karena kami tuan rumah, sebisa mungkin kami melibatkan semua potensi masyarakat. Jangan sampai pihak luar mendominasi,” pungkasnya. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana