Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Revitalisasi Candi Jago Desa Tumpang Dipercepat

Mahmudan • Kamis, 20 Februari 2025 | 01:30 WIB
BUTUH PERBAIKAN: Candi di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang mengalami kerusakan di beberapa bagian. (BIYAN MUDZAKY HANINDITO / RADAR MALANG)
BUTUH PERBAIKAN: Candi di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang mengalami kerusakan di beberapa bagian. (BIYAN MUDZAKY HANINDITO / RADAR MALANG)

TUMPANG – Revitalisasi Candi Jago di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang bakal dipercepat.

Sebelumnya, revitalisasi dijadwalkan berlangsung tahun depan.

Tapi Kementerian Kebudayaan RI ingin mempercepat menjadi April depan.

Keputusan percepatan revitalisasi disampaikan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat mengunjungi Candi Jago, Minggu lalu (16/2).

Dalam kunjungan itu, Fadli didampingi tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) XI Jawa Timur.

”Beliau (Menteri Fadli Zon) meminta revitalisasi harus secepatnya karena ada kerusakannya sangat luar biasa. Setelah hari raya itu akan dimulai, bulan April depan,” ujar Juru Pelihara Candi Jago Imam Pinarko.

Dia mengatakan, ada puluhan batu yang rusak atau mengalami penggaraman karena terpapar cuaca.

Kerusakannya berupa ambruknya struktur batu di sisi utara akibat fondasi yang ambles.

Selain itu juga banyak bebatuan yang sudah pecah karena endapan garam.

Hal tersebut membuat candi tidak bisa dinaiki di bagian tangga.

Oleh karena itu, pengurus candi memasang tanda ’Dilarang Naik’ di bagian tangga.

Sebetulnya, candi tersebut harus dipugar total.

Imam menjabarkan, ada tahap pemugaran yang dilakukan bertahap dari bawah.

Pertama, perbaikan batuan selasar bawah atau lantai candi.

Kedua selasar melingkar, dan terakhir perbaikan batuan puncak.

”Kalau diperbaiki ketiga-tiganya bisa memakan waktu tiga tahun,” sebut Imam.

Rencana revitalisasi tersebut juga sempat dihantui bayang-bayang efisiensi anggaran dari Kementerian.

Tapi ada anggaran yang masih bisa dipakai.

”Kepala BPK mengatakan bahwa anggaran sudah aman Rp 1 miliar. Jadi bisa menger jakan tahap pertama di batu selasar bawah,” ungkap dia.

Pihaknya belum mengetahui kapan pengerjaan tahap ke dua dan tiga.

”Belum dibahas,” kata dia.

Dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan butuh dana lebih besar dari tahap pertama karena memerlukan peralatan besar.

Untuk perbaikan tahap pertama diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu tahun. (biy/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Revitalisasi #Kabupaten Malang #Candi jago tumpang