Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Polisi Usir Truk Parkir di Akses Tol Lawang

Fathoni Prakarsa Nanda • Rabu, 26 Februari 2025 | 19:45 WIB
PENCEGAHAN: Polisi memasang pembatas di sisi kiri Jalan dr Cipto, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, yang menjadi akses menuju Gerbang Tol (GT) Lawang kemarin (25/2).
PENCEGAHAN: Polisi memasang pembatas di sisi kiri Jalan dr Cipto, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, yang menjadi akses menuju Gerbang Tol (GT) Lawang kemarin (25/2).

KABUPATEN - Kepadatan kendaraan di Jalan dr Cipto, Desa Bedali, Kecamatan Lawang sudah lama dikeluhkan masyarakat.

Penyebabnya, banyak truk parkir liar di tepi jalan sebelum masuk Gerbang Tol (GT) Lawang.

Kemarin (25/2), polisi memasang water barrier untuk mengusir sopir-sopir bandel tersebut.

Mayoritas alasan sopir memarkir truknya di kawasan itu adalah beristirahat sejenak sebelum masuk tol.

Sebab, perjalanan di dalam tol membutuhkan waktu cukup lama dan membosankan.

Mereka khawatir mengalami microsleep dan terjadi kecelakaan.

Namun, niat itu justru mengganggu pengguna jalan lain karena mempersempit jalan menuju tol.

Akibatnya, kendaraan yang akan masuk tol harus antre.

Bahkan memicu kepadatan di jalur arteri.

Pengguna jalan bernama Ismail, warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, ikut merasakan kepadatan di lokasi itu setiap hari.

Dia yang harus berangkat kerja ke Kota Malang tiap pagi harus berdesakan dengan kendaraan lain yang akan masuk tol.

Meskipun tidak sampai macet total, hal itu sangat mengganggu lantaran kepadatan kendaraan sedikit banyak juga mengurangi laju kecepatan.

“Mobil-mobil yang akan masuk tol terdesak ke sebelah kanan sehingga menutupi pengguna jalan lain yang hendak lurus ke arah Singosari,” ujarnya.

Sebab sisi kiri jalan sudah dipenuhi truk-truk yang parkir liar.

Ismail juga menilai pemasangan water barrier sama saja dengan menutup sebagian akses menuju jalan tol.

Ke depan dia berharap akses menuju tol itu dipasangi rambu-rambu dilarang parkir.

Atau kalau memungkinkan disiagakan petugas untuk menertibkan sopir yang nakal.

Kemarin (25/2), polisi sudah memberi peringatan kepada para sopir memarkir truk di akses menuju jalan tol.

Seluruhnya diminta melanjutkan perjalanan.

Ketika truk-truk tersebut sudah masuk tol, polisi memasang lima water barrier beserta tali di sana.

“Untuk sopir sementara kami persilakan melanjutkan perjalanan,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Ipda Andi Agung.

Ke depan, kalau ada sopir yang ketahuan parkir liar lagi akan dilakukan tindakan tegas. (aff/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#lawang #Kabupaten Malang #parkir liar #gerbang tol