Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gerbang Tol Lawang Jadi Terminal Bayangan

Mahmudan • Sabtu, 8 Maret 2025 | 00:20 WIB
HAMBAT LALIN: Mikrolet berhenti di jalur pintu masuk tol Lawang untuk menunggu penumpang kemarin (6/3). (NAHDIATUL AFFANDIAH/RADAR KANJURUHAN)
HAMBAT LALIN: Mikrolet berhenti di jalur pintu masuk tol Lawang untuk menunggu penumpang kemarin (6/3). (NAHDIATUL AFFANDIAH/RADAR KANJURUHAN)

LAWANG – Akses menuju Gerbang Tol (GT) Lawang kerap menjadi terminal bayangan.

Banyak kendaraan yang parkir, terutama truk dan mikrolet.

Polres Malang sudah memasang water barrier untuk menghalau, tapi area tersebut masih dijadikan lokasi mangkal.

Untuk menghalau kendaraan yang mangkal, Satlantas Polres Malang memasang kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di jalur pintu masuk tol Lawang.

Melalui kamera ETLE, polisi akan menilang setiap kendaraan yang parkir area tersebut.

Kamera tersebut akan merekam pelanggaran, sehingga kepolisian bisa menerbitkan surat tilang.

“Sebelumnya sudah kami peringatkan dengan memasang water barrier, tapi masih banyak kendaraan yang nakal,” ujar Kasatlantas Pol res Malang AKP Widyagana Putra Dhirotsaha kemarin (6/3).

Penilangan melalui nomor polisi (nopol) kendaraan dan bisa langsung dikonfirmasi melalui nomor yang disertakan dalam surat tilang.

Setelah dipasang kamera ETLE kemarin, kawasan tersebut steril kendaraan parkir.

“Sebelumnya sopir yang ketahuan melanggar memang kami tegur saja. Tapi sejak ada ETLE Mobile ini sudah langsung ditilang,” lanjut Gana.

Pihaknya tidak memberi kelonggaran lagi pengendara yang melanggar rambu lalu lintas (lalin).

Itu dilakukan demi kelancaran lalu lintas di Jalan Raya Lawang-Malang.

Namun di gerbang pintu keluar tol masih ditemui kendaraan parkir sembarangan.

Salah satu sopir truk barang bernama Solihin yang sedang parkir.

Dia beralasan memarkir kendaraannya hanya sebentar, sehingga truknya dirasa tidak terlalu mengganggu kelancaran arus lalin.

Solihin mengatakan, parkir di jalur keluar tol Lawang tidak terlalu mengganggu kelancaran arus lalin, berbeda dengan jalur pintu masuk.

“Kan tidak mengganggu. Daripada kami paksakan terus berjalan dalam keadaan lelah, risiko kecelakaannya tinggi,” pungkas Solihin. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#bayangan #lawang #mikrolet #truk #Kabupaten Malang #gerbang tol #terminal