Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sampah Menumpuk di Sungai Curungrejo Kepanjen

Mahmudan • Selasa, 11 Maret 2025 | 01:10 WIB
HARUS DITANGANI: Tumpukan sampah di bawah jembatan pilar tengah desa Curungrejo, Kepanjen berpotensi memicu banjir. (NAHDIATUL AFFANDIAH/RADAR KANJURUHAN)
HARUS DITANGANI: Tumpukan sampah di bawah jembatan pilar tengah desa Curungrejo, Kepanjen berpotensi memicu banjir. (NAHDIATUL AFFANDIAH/RADAR KANJURUHAN)

KEPANJEN - Sampah bersama material bambu menumpuk di sungai Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen kemarin.

Jika tidak ditangani, sampah tersebut menghambat aliran air dan berpotensi mengakibatkan banjir.

“Menumpuk sejak lama, tapi memang belum ada penanganan dari dinas terkait maupun desa,” ujar WR, salah satu warga Curungrejo yang ditemui di lokasi.

Pantauan wartawan di lokasi, sejumlah warga juga masih terlihat membuang sampah di sungai.

Tepatnya di bawah jembatan Curungrejo.

Padahal di pintu masuk jembatan terdapat papan peringatan larangan buang sampah di Sungai.

Merespons tumpukan sampah tersebut, Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Anita Aulia Sari mengatakan, pihaknya mulai memetakan jembatan dengan potensi serupa.

Menurutnya, jembatan yang berpotensi mengalami penumpukan sampah adalah jembatan dengan konstruksi pilar tengah.

Pihaknya sedang bersiap untuk membersihkan sampah dari jembatan semacam itu.

“Apalagi banyaknya sampah yang menumpuk pada abutment jembatan bisa menyebabkan kerusakan fondasi jem batan,” ujar Anita.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk menangani masalah tersebut.

Di sisi lain, Anita mengimbau masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara tidak membuang sampah di sungai.

Menurutnya, kunci kebersihan lingkungan berasal dari masyarakat.

Apabila kebiasaan membuang sampah di sungai tetap dijalankan, kecil kemungkinan sungai tidak cepat dangkal.

Meskipun dari dinas terkait selalu memantau, namun perbaikan sejak dini harus dimulai dari kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

Di pihak lain, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang juga sedang mempersiapkan pembersihan pada jembatan tersebut.

Karena pembersihan membutuhkan alat berat, DLH harus berkoordinasi dengan dinas lain yang memiliki kelengkapan alat seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

“Nanti kami tindak lanjuti dan koordinasi dengan BPBD terlebih dahulu,” pungkas Plt Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Kabupaten Malang Dedik Tri Basuki. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#desa curungrejo #material #Kabupaten Malang #kecamatan kepanjen #Menumpuk #bambu #Sampah