Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akses Sulit, Pengunjung Pantai Balekambang Menurun hingga 70 Persen

Mahmudan • Sabtu, 29 Maret 2025 | 23:10 WIB
PROSES PERBAIKAN: Beberapa kendaraan wisatawan melintasi jalur Gondanglegi Balekambang. Sebagian berlumpur material pengerjaan jalan diguyur hujan. (DARMONO/RADAR MALANG)
PROSES PERBAIKAN: Beberapa kendaraan wisatawan melintasi jalur Gondanglegi Balekambang. Sebagian berlumpur material pengerjaan jalan diguyur hujan. (DARMONO/RADAR MALANG)

BANTUR – Perbaikan jalan di jalur Gondanglegi-Balekambang masih berlangsung.

Selama perbaikan, akses menuju wisata pantai di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur lebih sulit di bandingkan biasanya.

Sulitnya akses diyakini menjadi penyebab merosotnya jumlah wisatawan yang mengunjungi Pantai Balekambang.

Penurunannya diperkirakan mencapai 70 persen.

DESTINASI: Para wisatawan menikmati kesegaran air di Pantai Balekambang, desa Srigonco, Bantur. (DARMONO/RADAR MALANG)
DESTINASI: Para wisatawan menikmati kesegaran air di Pantai Balekambang, desa Srigonco, Bantur. (DARMONO/RADAR MALANG)

Kasi PAM dan Promosi Unit Balekambang Perumda Jasa Yasa Sujono memaparkan faktor penyebab menyusutnya jumlah wisatawan di pantai balekambang.

Yakni akses yang semakin sulit akibat jalan rusak dan cuaca dan perekonomian masyarakat yang belum stabil.

“Kami sebagai pengelola berharap bisa mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya di Balekambang,” kata dia.

Oleh karena itu, dia memaparkan, terdapat beberapa jalan alternatif menuju Pantai Balekambang tanpa melewati jalan di Desa Srigonco, Bantur.

Seperti melalui Desa Sumberbening, Jalur Lintas Selatan (JLS), dan via Turen Sumbermanjing Wetan.

“Pengunjung tinggal melihat papan penunjuk arah yang sudah kami pasang bersama muspika,” kata Jon.

Saat ini, dia melanjutkan, jalan di Desa Srigonco dalam proses perbaikan secara bertahap.

Mulai dari pemadatan, yakni pelapisan perkerasan jalan menggunakan Lapisan Pondasi Agregat A (LPA).

Yakni lapisan fondasi jalan yang terbuat dari campuran agregat, seperti kerikil dan batu yang ditambahkan material lain.

Itu berfungsi sebagai fondasi perkerasan jalan.

Setelah itu, dilakukan pengaspalan.

Selain pengaspalan, di jalan tersebut juga dilakukan pelebaran hingga mencapai 1012 kilometer.

Di kanan-kirinya ditambahkan drainase.

Menurutnya, pantai yang terletak di Dusun Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur itu sangat sesuai untuk wisata keluarga.

Tersedia banyak penginapan, baik milik Jasa Yasa maupun masyarakat.

“Biasanya wisatawan dari Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, dan Lamongan berlibur ke Pantai Balekambang. Mereka pasti bermalam,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan, harga tiketnya terjangkau.

Harga Tiket Masuk (HTM) Rp 20.000.

Sedangkan untuk parkir disesuaikan dengan jenis kendaraan. Parkir motor Rp 5.000, mobil Rp 10.000, serta bus atau truk Rp 15.000. Itu sesuai SK Direksi Nomor 900/095/JASA YASA/III/2024. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#jalan #Akses Sulit #wisatawan #pengunjung #Pantai #Perbaikan #balekambang