DONOMULYO - Sejak banjir Kamis lalu (27/3), jembatan di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo ambrol.
Akibatnya, jembatan sepanjang 11 meter itu tidak dapat dilalui kendaraan atau diakses masyarakat.
Kemarin (28/3), Bupati Malang H M. Sanusi meninjau kondisi Jembatan Kali Sumber Andong di RT 8 RW 2 Dusun Sumberoto.
Untuk diketahui, jembatan yang menghubungkan jalan utama ke Desa Tumpakrejo Kecamatan Kalipare.
“Jembatan ini menghubungkan jalan poros dari Jalan Desa Sumberoto (Donomulyo) dan Desa Tumpak rejo (Kalipare) untuk mendukung ekonomi kerakyatan dan pertanian. Maka akan segera kami bangun,” ujar Sanusi setelah peninjauan kemarin.
Untuk pembangunan jembatan tersebut, Pemkab Malang akan segera menghitung biayanya.
Namun dia memperkirakan butuh anggaran sebesar Rp 1,2 miliar.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu menyebut, jembatan harus segera berfungsi kembali.
Sebab, menjadi bagian dari jalan utama penghubung dua kecamatan, yakni Donomulyo dan Kalipare.
Sekaligus dimanfaatkan masyarakat atau pengguna jalan sebagai penghubung ke wilayah Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.
’’Melihat kondisi kerusakannya, tentunya akan dibangun lebih panjang dibanding jembatan yang lama. Sehingga tapak atau plengsengan penyangga dari jembatan ini nanti lebih kuat,” ucap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Dia melanjutkan, pembangunan jembatan akan dimulai setelah dilakukan perencanaan.
Kemungkinan dapat tuntas pada akhir 2025.
Untuk mengatasi kejadian serupa, pihaknya mengimbau supaya masyarakat lebih tanggap terhadap bencana.
Sedangkan untuk meminimalkan kerusakan, konstruksi pembangunan jembatan pun diperkuat. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho