Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

200.387 Kendaraan Masuk Malang dalam Sepekan

Mahmudan • Rabu, 9 April 2025 | 19:12 WIB

ARUS BALIK: Satlantas Polres Malang melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di exit tol Singosari kemarin (8/4)
ARUS BALIK: Satlantas Polres Malang melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di exit tol Singosari kemarin (8/4)

KABUPATEN – Arus lalu lintas (lalin) melonjak drastis selama arus balik, khususnya kendaraan yang masuk Malang.

Dalam kurun sepekan, yakni 1-8 April 2025, PT Jasamarga Pandaan-Malang mencatat ada 200.387 kendaraan masuk Kabupaten Malang.

Angka tersebut bisa bertambah jika digabungkan dengan kendaraan yang masuk lewat jalur arteri.

Volume kendaraan naik 100 persen lebih jika dibanding hari biasa, yakni 100 ribu dalam sepekan.

Baca Juga: Lalu Lintas Masih Landai hingga Hari Ketiga Arus Mudik di Singosari Malang

“Mudik Lebaran kali ini, baik kendaraan yang masuk maupun keluar Malang seimbang,” ujar Humas PT Jasamarga PandaanMalang Iis Ismayadi kemarin.

Dia lantas merinci volume kendaraan di masing-masing gerbang tol (GT). Dari GT Singosari saja tercatat 139.575 kendaraan, naik sekitar 58,5 persen dibanding hari biasa.

Khusus di GT Singosari, kendaraan didominasi masuk Malang, yakni 140.447 unit. Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Willy Deni Permana mengungkapkan jenis pengendara yang masuk Bumi Kanjuruhan dapat dipetakan.

Pada hari pertama dan kedua pascalebaran, mayoritas kendaraan yang masuk bertujuan silaturahmi. Namun pada hari ketiga, kendaraan semakin meningkat karena ditambah masyarakat yang akan berwisata.

Baca Juga: Sejumlah Titik di Indonesia Masih Mengalami Kepadatan Arus Mudik Lebaran hingga Hari Ini

“Tiap pukul 08.00 sampai 11.00, jalur yang padat biasanya yang menuju daerah wisata,” ujar Willy.

Seperti sepanjang jalur Karanglo-Karangploso. Di jalur menuju Kota Batu tersebut terdapat beberapa trouble spot (titik macet).

Di antaranya di simpang tiga masjid kembar dan simpang empat Kepuharjo. Willy memperkirakan, kendaraan yang masuk dan keluar Kabupaten Malang pada arus balik mencapai 17 ribu hingga 30 ribu per harinya.

Namun dirinya tidak bisa memaparkan angka pasti. Sebab sulit menghitung kendaraan melalui jalur utama dan jalur arteri. (aff/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Melonjak #lalin #malang #2025 #Arus #balik #Kabupaten