Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Anggaran Pemulihan Stadion Kanjuruhan Mencapai Rp300 M: Sebuah Investasi Jangka Panjang?

Aditya Novrian • Jumat, 11 April 2025 | 21:15 WIB

SEGERA DIGUNAKAN: Penampakan tribun dan lapangan Stadion Kanjuruhan seusai dilakukan renovasi sejak September 2023 lalu. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
SEGERA DIGUNAKAN: Penampakan tribun dan lapangan Stadion Kanjuruhan seusai dilakukan renovasi sejak September 2023 lalu. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang kini berdiri megah dengan tampilan lebih modern setelah proses pemulihan yang cukup panjang.

Tepat setelah rampung dikerjakan, Stadion Kanjuruhan dikembalikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum kepada Pemerintah Kabupaten Malang.

Dimulai pada 4 September 2023, rampung pada 31 Desember 2024, serta sudah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada tanggal 17 Maret 2025.

Baca Juga: Stadion Kanjuruhan Assessment Ulang setelah Dinyatakan Tak Layak

Renovasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat struktur dan memperbarui fasilitas stadion, tetapi juga untuk menjaga nilai historisnya, mengingat tragedi yang pernah terjadi di sana.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Wiskita Karya yang menelan anggaran sebesar kurang-lebihnya Rp357,84 miliar.

Dengan kapasitas 21.603 tempat duduk dan desain yang telah disesuaikan dengan standar FIFA, stadion ini diharapkan dapat digunakan untuk 30–40 tahun ke depan.

Baca Juga: Pemain Asing Arema FC Nyaman Berlatih Di Stadion Kanjuruhan

Tribun Barat terdiri dari 108 seat VVIP, 2.465 seat VIP, 134 seat media, dan 16 seat difabel.

Sedangkan Tribun Umum terdiri dari Tribun Timur 4.352 seat, Tribun Utara dan Selatan masing-masing 7.264 seat.

Seiring peningkatan kualitas dan fasilitas stadion, kebutuhan akan perawatan rutin juga semakin besar.

Baca Juga: Mabes Polri Bakal Uji Keamanan Stadion Kanjuruhan Malang

Diperkirakan anggaran perawatan bisa mencapai RP1 M per-tahunnya demi menjaga kualitas dan keamanan infrastruktur yang ada.

Dilansir dari JatimTIMES, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang menyebutkan bahwa perawatan lampu Stadion Kanjuruhan perbulannya bisa memakan anggaran sebesar Rp62,8 juta.

Selain lampu, juga melakukan perawatan rutin tiap bulannya untuk rumput yang berada di angka kisaran Rp30 juta.

Jika diakumulasikan, pemeliharaan Stadion Kanjuruhan untuk lampu dan rumput dalam setahun mencapai biaya kurang-lebihnya Rp1 M.

Perlu diketahui, biaya perawatan tersebut masih bersifat gambaran. Sehingga bisa lebih atau bahkan kurang dari apa yang telah disampaikan oleh Kepala Dispora Kabupaten Malang.

Renovasi Stadion Kanjuruhan memang telah rampung, namun tantangan baru muncul dalam hal perawatan yang konsisten.

Dengan estimasi biaya mencapai Rp1 M per-tahun, komitmen pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar stadion ini tetap terjaga dan menjadi kebanggaan bersama. (nai)

Editor : Aditya Novrian
#Perawatan #stadion kanjuruhan #Pemulihan #anggaran