KEPANJEN - Umat Kristiani di Kabupaten Malang memperingati Tri Hari Suci, mulai dari Kamis Putih pada Kamis lalu (17/4) sampai Paskah besok (20/4).
Demi kelancaran acara, Polres Malang menerjunkan 388 personel.
Mereka bersiaga untuk menjaga 131 gereja.
Kabag Ops Polres Malang Kompol Aryanto Agus Subekti mengatakan, 388 personel berasal dari Polres Malang dan polsek.
“Komposisinya, dua sampai tiga personel mengamankan gereja yang memiliki jemaat kurang dari 500 orang. Di atas itu, kami terapkan 1 regu,” kata dia.
Dalam data kepolisian, di Kabupaten Malang ada 10 gereja yang memiliki jumlah jemaat lebih dari 500 orang dari total 131 gereja yang tersebar di 28 Kecamatan.
Pengamanan diperkuat di dalam gereja dan lingkungan sekitar.
Tidak ketinggalan patroli rutin oleh anggota Sat Samaptha polres dan polsek.
Skema pengamanan yang dilakukan adalah sterilisasi sekitar gereja, lanjut dengan penyekatan orang yang akan masuk ke gereja dengan pendeteksi logam.
Berikut dengan pengecekan barang-barang bawaan.
Sejauh ini tidak ada gejolak mengarah ke tindakan yang dapat mengganggu kelancaran ibadah.
“Masih belum perlu menyiagakan personel dari Sat Brimob Polda Jatim,” kata mantan Kabag Ops Polres Lamongan tersebut.
Sementara itu, Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menambahkan, polisi mewaspadai sejumlah kegiatan yang berpotensi mengganggu ketenangan ibadah selama empat hari tersebut.
“Antisipasi adanya sabotase atau kelompok tertentu yang ingin mengganggu jalannya umat Kristiani untuk menjalankan ibadah. Juga menangkal isu-isu yang berkaitan dengan SARA,” sebut dia.
Dia berjanji akan semaksimal mungkin melakukan pengamanan.
Terlebih, selama empat hari ibadah tersebut terdapat 329 kegiatan di seluruh gereja di 28 kecamatan.
“44 kegiatan pada Kamis Putih, 131 kegiatan pada Jumat Agung, 40 kegiatan pada Sabtu Kudus, dan 114 kegiatan ibadah pada Minggu Paskah,” papar Bambang. (biy/dan)
Editor : Aditya Novrian