Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kembangkan Pemasaran Industri, Pemkab Malang Gandeng aceh Tengah

Mahmudan • Kamis, 24 April 2025 | 16:21 WIB
KERJA SAMA: Bupati Malang h M. Sanusi (kiri) bersama Bupati aceh Tengah haili Yoga melihat koleksi dekranasda Kabupaten Malang kemarin. (INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN)
KERJA SAMA: Bupati Malang h M. Sanusi (kiri) bersama Bupati aceh Tengah haili Yoga melihat koleksi dekranasda Kabupaten Malang kemarin. (INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN)

KEPANJEN - Peningkatan perekonomian masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Salah satunya melalui kerja sama dengan pemerintah dari kabupaten lain.

Seperti yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan Pemkab Aceh Tengah pada Selasa lalu (22/4).

Mereka akan bekerja sama di berbagai bidang.

Salah satunya pemasaran hasil pertanian dan industri.

“Di Aceh Tengah ada produsen tembakau, di Kabupaten Malang ada produsen rokok,” ujar Bupati Malang H M. Sanusi kemarin. 

Dia mengatakan, di Kabupaten Malang ada sekitar 130 industri rokok.

Sedangkan di Kabupaten Aceh Tengah, produksi tembakau mencapai 439 ribu ton.

Dengan demikian, keduanya akan menjalin kerja sama untuk meningkatkan keuntungan.

“Kerja sama dalam bentuk jual-beli. Rokoknya kami jual ke sana (Aceh Tengah), tembakau untuk rokoknya nanti dari sana,” kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu.

Meskipun akan menggunakan bahan baku dari Aceh Tengah, pihaknya tetap berupaya tidak mematikan produksi tembakau lokal Kabupaten Malang.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga merespons positif rencana kerja sama tersebut.

“Iya, nanti kami bekerja sama untuk jual belinya. Kami yang menyediakan tembakau,” ujarnya.

Selain tembakau, dia juga menyebut, produksi ung gulan dari daerahnya yakni kopi gayo.

Namun, menurutnya, pengelolaan dari masyarakat masih belum maksimal, sehingga perlu dikolaborasikan dengan peningkatan teknologinya.

“Di kabupaten kami, luasnya hampir 51 hektare dan 85 persen di antaranya kami ekspor. Kolaborasi itu untuk meningkatkan income para petani juga,” kata dia.

Tidak hanya membahas kerja sama di bidang industri pertanian, dalam kunjungan itu juga dibahas tentang pengolahan sampah di Kabupaten Malang yang dianggap lebih maju dari pada Kabupaten Aceh Tengah.

Seperti di Kabupaten Malang yang sudah me nerapkan pemilahan sampah di TPS 3R, sementara di Kabupaten Aceh Tengah masih belum menerapkannya.

“Ke depan, kami akan melakukan studi tiru ke Kabupaten Malang untuk pengolahan sampah. Kami akan terus berkomunikasi dengan pemerintah di sini,” pungkasnya. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#industri #ekonomi #Peningkatan #Kabupaten Malang #aceh tengah