Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Tahun Berturut-turut, RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang Sabet Top BUMD #Bintang 5

Mahmudan • Selasa, 29 April 2025 | 17:03 WIB

Wakil Bupati Malang didampingi Plt Direktur RSUD Kanjuruhan dr Bobi Prabowo SpEm KEC M Biomed menerima penghargaan di Hotel Reffles, Kuningan, Jakarta Selatan (RSUD KANJURUHAN FOR RADAR KANJURUHAN).
Wakil Bupati Malang didampingi Plt Direktur RSUD Kanjuruhan dr Bobi Prabowo SpEm KEC M Biomed menerima penghargaan di Hotel Reffles, Kuningan, Jakarta Selatan (RSUD KANJURUHAN FOR RADAR KANJURUHAN).

RADAR MALANG - Pelayanan kesehatan, inovasi, dan kinerja tenaga kesehatan (nakes) di RSDU Kanjuruhan patut diacungi jempol.

Hal itu terlihat dari prestasi gemilang yang diukir RS milik pemerintah kabupaten (Pemkab) Malang itu.

Apa saja prestasinya? PERHELATAN Top BUMD Awards 2025 yang diselenggarakan di Hotel Reffles, Kuningan, Jakarta Selatan rampung kemarin (28/4).

Baca Juga: Proyek RSUD Kanjuruhan Malang Jalan Terus Tak Terpengaruh Efisiensi, Ini Skema Pembiayaannya 

Di ajang tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan meraih dua penghargaan sekaligus, yakni TOP BUMD Awards RSUD #Bintang 5 dan TOP CEO BUMD 2025.

Kedua penghargaan itu sudah diraih selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2023 lalu.

Padahal seleksinya sangat ketat, mulai pencapaian kinerja, inovasi dengan teknologi informasi, berperan bagi pembangunan ekonomi daerah, hingga layak dijadikan contoh BUMD lain.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Kanjuruhan dr Bobi Prabowo SpEm KEC M Biomed mengungkapkan rasa syukurnya lantaran sudah dipercaya masyarakat menjadi RS terbaik tiga kali berturut-turut.

Baca Juga: Buka RSUD Baru, Bupati Malang Sanusi Gratiskan Biaya Persalinan

Ke depannya, Bobi optimistis mampu meningkatkan transformasi kesehatan menuju Malang yang makmur.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen RSUD Kanjuruhan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik,” kata Bobi usai menerima penghargaan kemarin.

Menurut dia, penghargaan yang diterima bukan sekadar prestasi, namun sebagai amanah untuk terus melangkah.

Juga penyemangat untuk membawa RSUD Kanjuruhan terus maju dengan basis profesinalisme, inovasi, dan nilai kemanusiaan.

Tahun ini, RSUD Kanjuruhan banyak mengembangkan layanan medis dengan peralatan mutakhir.

Mulai dari Cath Lab Cardiointervensi untuk lab kateterisasi jantung, Cath Lab Neurointervensi untuk lab penyakit jantung dan pembuluh darah berbasis neurologi, hingga Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) untuk mengobati batu ginjal tanpa operasi.

Alat lain yang juga menjadi kebanggaan RSUD Kanjuruhan adalah Mammografi yaitu pemeriksaan payudara menggunakan sinar X dosis rendah, neuronavigasi untuk operasi bedah saraf, operasi mikroskopis bedah saraf, dan digitalisasi pelayanan.

Perlu diketahui, TOP BUMD Awards merupakan satusatunya kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD) terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Pemkab Segera Lelang Proyek Rp 500 Miliar di RSUD Kanjuruhan Malang

Fokusnya memberikan penghargaan pada BUMD-BUMD terbaik, termasuk BLUD dan dinas yang terkait BUMD.

Artinya penilaian terhadap finalis menyeluruh dari segala aspek.

Penghargaan tersebut diberikan berdasar achievement (prestasi), improvement (perbaikan), dan contribution (kontribusi) BUMD yang telah dilakukan terkait kinerja bisnis, layanan, dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

“Untuk itu, saling berkaitan mulai dari penilaiannya berdasar komitmen bupati sebagai pembina, leader sebagai CEO, dan hasilnya terlihat di RSUD Kanjuruhan,” pungkas Bobi. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#BUMD #TOP BUMD Award #RSUD Kanjuruhan #Inovasi medis #pelayanan kesehatan #malang makmur #jawa timur