KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mengusulkan peningkatan status jalan di sejumlah titik.
Setelah jalur Druju–Sendangbiru meningkat status dari jalan kabupaten (K1) menjadi jalan provinsi (K2), kini giliran jalur Mangliawan, Kecamatan Pakis menuju Talok, Kecamatan Turen.
Panjangnya mencapai 25 kilometer, dari Mangliawan Tumpang–Tulusbesar–Wonoayu Talok.
Selama ini, jalur Mangliawan Talok merupakan jalan kabupaten.
Tahun ini diusulkan menjadi jalan provinsi.
”Usulan peningkatan status jalan sudah diterima oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Ini mau ditindaklanjuti oleh Sekda Kabupaten Malang,” ujar Bupati Malang H. M. Sanusi beberapa waktu lalu.
”Jadi nanti jalan dari Pakis menuju Turen itu akan menyambung hingga Sendangbiru yang sudah lebih dulu menjadi jalan provinsi,” tambah orang nomor satu di Pemkab Malang itu.
Dia mengatakan, butuh kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan peningkatan status jalan.
Mulai dari kepala desa, camat, pemerintah, DPRD kabupaten sampai DPRD provinsi.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, Sanusi menyampaikan, akan berdampak positif bagi masyarakat.
Mulai dari peningkatan infrastruktur hingga perekonomian.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menjelaskan, sebagian Jalan Mangliawan Talok sudah mendapat persetujuan dari pemprov.
Yakni untuk ruas Jalan Mangliawan–Tulusbesar dengan panjang sekitar 15 kilometer.
”PR (Pekerjaan Rumah) kami tinggal Jalan Tulusbesar–Talok yang masih belum disetujui.
Panjangnya sekitar 10 kilometer,” kata pria yang akrab disapa O’ong itu.
Ketika jalan tersebut sudah dinaikkan menjadi jalan provinsi, dia mengatakan, panjang jalan milik kabupaten berkurang.
Dari yang sebelumnya sekitar 1.668 kilometer menjadi sekitar 1.643 kilometer.
Dengan demikian, pihaknya akan meningkatkan jalan desa menjadi jalan kabupaten.
“Peningkatan status itu dengan mempertimbangkan kekuatan anggaran,” imbuhnya.
Selain jalan tersebut, pejabat eselon II B Pemkab Malang itu menyebut, pihaknya akan mengusulkan meningkatkan status untuk Jalan Gubuklakah.
Jalan tersebut merupakan akses menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan masuk ke dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Chusni Mubarok menyambut baik pengajuan peningkatan status jalan tersebut.
Pihaknya juga berpesan kepada fraksi di DPRD Kabupaten Malang untuk terus mengomunikasikan rencana tersebut.
“Kami dari provinsi menyambut baik karena semua ini tujuannya untuk kemakmuran masyarakat Kabupaten Malang.
Status peralihan jalan menjadi provinsi itu menjadikan kualitas penanganannya lebih baik,” ucap Chusni yang merangkap sebagai Ketua DPC Partai Gerindra itu. (yun/dan)