KABUPATEN – Setiap musim giling datang, kasus truk tebu terguling seolah berulang.
Misalnya yang terjadi di Jalan Raya Karangkates, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Rabu pagi (30/4).
Gara-gara tidak kuat menanjak, sebuah truk gandeng pengangkut tebu berjalan mundur dan akhirnya terguling.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan, sekitar pukul 05.00 Budi Santoso mengendarai truk gandeng Mitsubishi bermuatan tebu dari arah Blitar.
Warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan berkendara dengan kecepatan rendah.
Saat melintasi tanjakan, truk tersebut tidak kuat menanjak.
Akibatnya, truk berjalan mundur beserta gandengannya.
Karena jalanan menikung, gandengan truk miring dan akhirnya terguling dan menutup seluruh badan jalan.
”Muatan truk juga tumpah ke jalan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Samsul Khoirudin.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu.
Tapi, karena gandengan truk menutup seluruh badan jalan, arus lalu lintas menjadi macet total.
Butuh waktu sekitar 4 jam 30 menit untuk membersihkan tebu dari jalanan dan mengevakuasi truk yang terguling.
”Lalu lintas kembali lancar pada pukul 09.30 pagi,” terangnya.
Untuk pengendara lain, Samsul mengingatkan bahwa saat ini sedang memasuki musim giling tebu.
Artinya, para pengendara akan sering bertemu dengan truk-truk besar pengangkut tebu yang berjalan lambat.
”Mengingatkan untuk selalu sabar dan berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan maupun hal yang tidak diinginkan,” imbaunya. (wb1/fat)
Editor : A. Nugroho