KEPANJEN – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Malang masih tinggi.
Dalam kurun sebulan, Satlantas Polres Malang mencatat 64 kasus.
Sebelas korban di antaranya meninggal dunia.
Baca Juga: Kasus Kecelakaan Kereta dan Truk di Gresik Terus Berlanjut
Mayoritas kecelakaan akibat faktor kelalaian pengendara.
”Kami mendapati beberapa fatalitas kecelakaan menjadi tinggi karena pelanggaran,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin kemarin.
Dia mengatakan, kecelakaan terjadi didominasi daerah rawan kecelakaan.
Pihaknya sudah memetakan beberapa titik black spot (rawan kecelakaan) di Bumi Kanjuruhan.
Yakni di Jalan Raya Krebet-Senggrong, Kecamatan Bululawang.
Baca Juga: Pagi Buta, Warga Kertosono Meninggal Usai Kecelakaan Tabrak Truk di Blimbing
Selanjutnya berada di Jalan Raya Ngijo, Kecamatan Karangploso, dan Jalan Raya Randuagung, Singosari.
Umumnya korban kecelakaan melanggar rambu lalu lintas.
Seperti tidak memakai helm, berkendara dengan kebut-kebutan, hingga muatan barang berlebihan.
Kecelakaan yang seharusnya bisa diminimalkan dampaknya menjadi parah hingga menimbulkan korban jiwa.
Seperti kecelakaan di Jalan Raya Krebet-Senggrong pada 22 April lalu.
Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N 5693 IF tewas setelah menabrak truk PLN.
Kecelakaan disebabkan pengendara sepeda motor mengebut dan tidak menggunakan helm.
Korban bernama Kasiyanto, 57, warga Desa Wringinanom, Kecamatan Penarukan, Situbondo itu mengebut di jalan.
Arus lalu lintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sedang ramai.
Korban tidak bisa menguasai setir karena kecepatan tinggi, sehingga berakhir menabrak truk PLN yang sedang menyeberang jalan.
Selain faktor pengendara, dia mengatakan, terkadang jalan yang gelap juga bisa memicu terjadinya kecelakaan.
Seperti yang terjadi di flyover Lawang pada 19 April lalu.
Baca Juga: Petakan Tiga Titik Rawan Kecelakaan di Gresik
Sebuah truk Mitsubishi dengan nomor polisi S 8653 UT terjun ke sungai setelah ditabrak truk lain dari belakang.
Padahal saat itu posisi truk Mitsubishi sedang parkir di bahu jalan karena sedang perbaikan.
Beberapa Penerang Jalan Umum (PJU) di flyover Lawang memang mati.
Menjadikan kondisi jalan remang-remang.
“Pengendara diimbau lebih berhati-hati saat berkendara di malam hari,” kata dia.(aff/dan)
Editor : A. Nugroho