Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Harga Anjlok, Peternak Domba di Malang Tahan Penjualan Setahun

Fathoni Prakarsa Nanda • Sabtu, 3 Mei 2025 | 20:15 WIB

TUNGGU HARGA NAIK: M. Mansyur Mukodam memeriksa kondisi domba di kandang miliknya kemarin (2/5) (INDAH MEI YUNITA/RADAR MALANG).
TUNGGU HARGA NAIK: M. Mansyur Mukodam memeriksa kondisi domba di kandang miliknya kemarin (2/5) (INDAH MEI YUNITA/RADAR MALANG).

KABUPATEN – Rendahnya harga jual hewan ternak dikeluhkan para peternak domba di Kabupaten Malang.

Bahkan mereka terpaksa tidak menjual domba-dombanya selama setahun.

Contohnya yang terjadi di Dusun Sidorejo, Desa Purwodadi, Kecamatan Donomulyo.

Baca Juga: Pekan Ini Ratusan Hewan Ternak Bakal Divaksin

Pemilik Mukodam Farm, Muhammad Mansyur Mukodam menjelaskan, harga domba mulai turun sejak tahun lalu, utamanya setelah Hari Raya Idul Adha.

Sampai saat ini, dia dan rekan-rekan peternak lainnya masih menahan penjualan sampai harga kembali stabil.

“Harga sekarang masih sekitar Rp 50 ribu per kilogram. Padahal, normalnya bisa Rp 70 ribu per kilogram,” ujar pria berusia 29 tahun itu.

Dia berharap menjelang Idul Adha (akhir Mei atau awal Juni) nanti harga bisa semakin stabil. Minimal Rp 65 ribu per kilogram.

Baca Juga: Target 200 Hewan Ternak di Kota Malang Divaksin PMK Pekan Ini

Sebab, pada saat itu ramai-ramainya penjualan hewan kurban.

Termasuk domba.

Biasanya, Mansyur menjual domba berdasar hasil timbang hidup.

Domba yang akan dijual ditimbang terlebih dahulu, kemudian dikalikan dengan harga per kilogram.

Rata-rata domba yang dijual sudah memiliki berat 35 kilogram.

Sehingga, jika harga stabil hingga Rp 70 ribu per kilogram, maka harga satu ekor domba sekitar Rp 2,45 juta per ekor.

Sedangkan jika harga masih Rp 50 ribu per kilogram, dia hanya akan menerima Rp 1,75 juta per ekor.

Salah satu penyebab rendahnya harga domba adalah maraknya impor daging.

Meskipun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tidak mengeluarkan izin impor, tetapi impor bisa masuk melalui distribusi antar kota.

Saat ini, di kandang Mukodam Farm terdapat sekitar 120 ekor domba.

Jenisnya beragam.

Baca Juga: Peternak Domba di Sumberpucung Kabupaten Malang Kesulitan Bibit Unggul

Seperti domba texel, awassi, dan ekor gemuk.

Menjelang Idul Adha, dia terus berusaha meningkatkan kualitas domba.

Salah satunya dengan pemberian pakan secara rutin.

Sehingga, ketika harga per kilogram domba sudah stabil, dia bisa menjualnya dengan harga layak.

“Pemberian makan itu tiga kali. Pagi hijauan, siang konsentrat, dan sore hijauan lagi,” kata Mansyur.

Paling banyak, domba tersebut dijual ke Kediri.

Selain itu juga dikirim ke Jember maupun Tulungagung.

Penjualan bisa dilakukan secara mandiri maupun kerja sama dengan mitra. (yun/fat)

Editor : A. Nugroho
#domba #Idul Adha 2025 #ekonomi #peternakan domba #harga ternak #harga turun #peternak #malang #impor daging