SINGOSARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus berupaya menanggulangi persoalan sampah.
Selain menyiapkan rencana penambahan armada pengangkut sampah, juga akan dilakukan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Dalam waktu dekat, TPA Randuagung, Kecamatan Singosari akan dibangun.
Baca Juga: Lima Ton Sampah Kotori Wisata Bromo
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Singosari Wellem S.Sos menerangkan, sementara ini TPA Randuagung dalam tahap pembenahan, termasuk pengadaan sektor pendukung.
”Baru pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), pembangunan drainase, dan pelebaran akses jalan” kata Wellem.
Selain itu, dia melanjutkan, juga ada penyesuaian pada landfill atau area pembuangan limbah padat.
Namun pihaknya belum mengetahui kapan pembangunan TPA Randuagung dimulai.
”Semoga segera terealisasi. Kami yang di wilayah hanya bisa menunggu dan memantau agar sampah di Singosari bisa dikelola dengan baik mulai dari hulunya,” terang Wellem.
Baca Juga: Divisi Infanteri 2 Kostrad Punya Mesin Pengolah Sampah
Dia menerangkan, semenjak TPA Randuagung ditutup sementara, seluruh sampah di wilayahnya dialihkan ke TPA Paras, Kecamatan Poncokusumo.
Pengalihan pengelolaan sampah tersebut akan tetap di TPA Paras hingga nanti TPA Randuagung siap beroperasi.
“Akan dipindahkan ketika semuanya sudah siap dan tertata rapi,” pungkas Wellem.
Di tempat lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman mengatakan, pembaruan TPA Randuagung masih dalam perencanaan.
Ia menargetkan perencanaan selesai dalam waktu dekat, sehingga bisa dilanjutkan ke tahap pembangunan.
Dia menerangkan, proses pembukaan TPA Randuagung masih dalam tahap konsolidasi bersama masyarakat.
Pihaknya masih harus memenuhi tuntutan dari masyarakat.
”Warga meminta perbaikan jalan, penerangan jalan, penyediaan air minum, jaminan kesehatan, termasuk transporter sampah,” ujar pria yang akrab disapa Afi itu.
Baca Juga: Pemkab Malang Siapkan Skema Jual Beli Sampah
Pihaknya telah mengalokasikan Rp 1,8 miliar untuk pengadaan incinerator dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Keduanya akan dipasangkan di TPA Randuagung pada Juli nanti.
”Pembangunan untuk incinerator akan dilakukan bulan Juli mendatang,” jelasnya.
Incinerator ditargetkan dapat membakar sampah di TPA sekitar 8-10 ton per harinya. (wb1/dan)
Editor : A. Nugroho