KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai mengubah fokus pembangunan infrastruktur.
Mulai tahun ini pembangunan dimaksimalkan terhadap jalan penghubung antar desa. Hal itu tercantum dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 Kabupaten Malang kemarin (5/5).
Bupati Malang H M. Sanusi menerangkan, fokus perencanaan pembangunan meliputi beberapa hal. Di antaranya peningkatan infrastruktur jalan.
”Perbaikan jalan utama kabupaten yaitu jalan penghubung antar kecamatan hampir tuntas. Tinggal melanjutkan jalan penghubung antar desa,” kata Sanusi di sela Musrenbang di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang kemarin.
Dia menerangkan, perbaikan jalan juga akan menyasar akses menuju pariwisata, pendidikan, dan kesehatan. Perbaikan jalan diharapkan akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
”Nanti semuanya akan kita perbaiki,” terang Sanusi.
Politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu melanjutkan, perbaikan jalan pada sektor pariwisata akan menurunkan angka kemiskinan. Sebab jika sektor pariwisata naik, perekonomian warga ikut terdongkrak.
Selain infrastruktur jalan, Sanusi juga membahas infrastruktur di bidang pertanian. Pemkab berencana melakukan peningkatan untuk berfokus ketahanan pangan, salah satunya infrastruktur pengairan.
Baca Juga: Dewan Kota Malang Minta Pembangunan di Wilayah Timur
”Nanti kita melakukan peningkatan pada irigasi yang rusak,” terangnya.
Peningkatan Sumber Daya Manusia juga menjadi konsen dari pembangunan. Sanusi mencanangkan akan membangun SD dan SMP unggulan di setiap kecamatan.
Nantinya, sekolah tersebut akan memiliki program unggulan dan berkualitas, dengan tolak ukur kelulusan dengan nilai rata-rata 99.
”Selain itu, juga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima,” jelas Sanusi. (yad/dan)
Editor : Aditya Novrian