Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jelang Idul Adha, Peternak di Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Ternak

Mahmudan • Kamis, 8 Mei 2025 | 16:50 WIB
PAKAN TERATUR: Seorang pekerja memberi makan domba di kandang Mukodam Farm, Dusun Sidorejo, Desa Purwodadi, Kecamatan Donomulyo. (INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN)
PAKAN TERATUR: Seorang pekerja memberi makan domba di kandang Mukodam Farm, Dusun Sidorejo, Desa Purwodadi, Kecamatan Donomulyo. (INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN)

DONOMULYO – Peternak di Bumi Kanjuruhan mulai bersiap menyambut Idul Adha.

Mereka semakin menjaga ternaknya supaya layak dijual sebagai hewan kurban, baik ternak sapi, kambing, maupun domba.

Persiapan itu juga dilakukan oleh pemilik Mukodam Farm Muhammad Mansyur Mukodam.

“Makannya kami jaga, kami berikan secara teratur. Pemberian makannya rutin tiga kali dalam sehari. Pagi hijauan, siang konsentrat, dan sore hijauan lagi,” ujar Mansyur beberapa waktu lalu.

Dengan pemberian makan yang teratur, dia berharap, berat domba semakin bertambah.

Sehingga harga jualnya pun dapat naik.

Sedangkan untuk mencegah penyakit, dia juga selalu menjaga kebersihan kandangnya.

Sebab, kebersihan menjadi salah satu aspek utama dalam pencegahan penyakit, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat marak awal 2025 lalu.

Saat musim penjualan ternak untuk Idul Adha mulai, dia berharap harga daging domba sudah stabil.

Setidaknya Rp 65.000 per kilogram.

Sebab, sejak Idul Adha 2024 lalu, harga domba sangat rendah, sehingga dia dan peternak lain terpaksa menunda penjualan.

“Harganya turun sampai sekitar Rp 50 ribu per kilogram. Padahal normalnya bisa mencapai Rp 70 ribu per kilogram,” ujar pria berusia 29 tahun itu.

Saat ini di kandangnya terdapat 120 ekor domba.

Jenisnya beragam.

Misalnya domba texel, awassi, dan ekor gemuk.

Domba dijual berdasar hasil timbang hidup.

Rata-rata, domba yang dijual sudah memiliki berat 35 kilogram.

Sehingga jika harga stabil Rp 70 ribu per kilogram, maka harga satu ekor domba bisa menembus Rp 2,45 juta.

Sedangkan jika harga masih Rp 50 kilogram, dia hanya akan menerima Rp 1,75 juta per ekor.

Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang Eko Wahyu Widodo mengimbau para peternak untuk terus menjaga kesehatan ternaknya, sambil menunggu edaran dari pemerintah provinsi terkait Idul Adha.

“Semakin sehat ternak, semakin besar juga bobotnya, sehingga harganya lebih baik dan peternak bisa untung,” pungkasnya. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#idul adha #domba #sapi #kabupate malang #peternak #kambing #hewan ternak