KALIPARE - Warga Dusun Duren, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare sempat geger akibat insiden dugaan penculikan anak. Kasus bermula saat seorang warga melihat bocah 3 tahun dibawa paksa oleh dua pria tak dikenal, Selasa lalu (20/5).
Bocah itu kemudian dimasukkan ke dalam mobil Toyota Avanza putih dengan nopol N 1192 ABJ. Warga yang belakangan diketahui bernama Catur Lutvianto asal Arjowilangun itu kemudian melapor ke Polsek Kalipare. ”Warga mengejar, namun kehilangan jejak di wilaya Selorejo, Blitar,” ujar Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar kemarin.
Setelah mendapatkan laporan, aparat menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Mulai memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti di lapangan. “Petugas juga menganalisis rekaman CCTV di sepanjang jalur pelarian yang diduga dilalui mobil,” jelas Bambang.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sehari kemudian, kepolisian berhasil melacak kendaraan tersebut saat parkir di Karangploso. Setelah digerebek, di dalam mobil tersebut terdapat bocah tersebut bersama ibunya, Septiana, 42. ”Septiana bersama dua pria, yakni sopir mobil sewaan dan rekannya,” kata dia.
Kepada petugas, Septiana mengaku datang dari luar kota dan berniat menjemput anaknya tanpa memberi tahu pengasuh anaknya. Anak tersebut diketahui tinggal bersama ayah kandungnya. ”Situasi itulah yang menimbulkan kesalahpahaman dan dugaan penculikan,” terang Bambang.
Polisi lantas mempertemukan Catur sebagai pelapor dengan Septiani. Hasilnya disepakati damai dan dituangkan dalam surat pernyataan resmi. “Pernyataan tersebut sebagai bentuk solusi dalam menyelesaikan masalah ini,” pungkas Bambang.
Editor : A. Nugroho