WAGIR - Sempat dikeluhkan rusak pekan lalu, jalan perbatasan Kota Malang dengan Kabupaten Malang, tepatnya di Jurang Akhir, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir akhirnya diperbaiki. Teknik perbaikannya diperkirakan dengan cara ditambal.
Seperti diberitakan, keluhan mengenai kerusakan jalan tersebut terungkap melalui akun instagram @informasi_ malangraya Yakni kondisi jalan rusak dan minim penerangan saat malam hari, sehingga membahayakan pengendara.
Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Kurniawan Wijayanto mengatakan, jalan tersebut telah diperbaiki secara temporer pada Rabu lalu (21/5). Yakni dengan sapu lobang (salob) alias menambal pakai aspal buton.
Penambalan tidak hanya dilakukan di titik yang diviralkan, melainkan beberapa titik lain di sepanjang jalan tersebut.
“Kami tambal sampai jarak 1 kilometer. Sampai sekitar Desa Parangargo, Kecamatan Wagir,” terang dia.
Disinggung soal sering tidaknya jalan tersebut ditambal, pria yang disapa Wawan itu tidak menjawab jelas. Dia memberi tanggapan normatif.
“Sifatnya salob ini insindental dan hanya sementara untuk keselamatan pengguna jalan,” kata dia.
Sementara untuk penerangan yang kurang, DPUBM melihat perkara itu hanya soal lampu tertutup pohon.
“Pada hari yang sama dengan salob, pemaprasan pohon yang menutupi penerangan jalan juga dilakukan,” kata Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan DPUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari.
Disinggung soal kapan realisasi peningkatan jalan sepanjang 1 kilometer itu akan dilakukan, Anita belum memberikan respons. Untuk sementara, penambalan masih menjadi solusi untuk jalan berlubang.
Editor : A. Nugroho