KEPANJEN - Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Malang yang telah melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan upaya terbaiknya mendapat apresiasi dari dewan pengurus. Kemarin (26/5), bersamaan dengan apel pagi, 14 pemenang dari lima kategori menerima penghargaan KORPRI Award 2024.
Wakil Bupati (Wabup) Malang Lathifah Shohib menyampaikan, penghargaan tersebut sebagai wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Sekaligus sebagai motivasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).
”Saya harap kinerja yang sudah baik dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Sehingga nantinya dapat meraih berbagai keberhasilan lain yang muaranya untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Malang,” ucapnya.
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah menyampaikan, proses seleksi sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Mulai dari penyerahan portofolio pada November 2024 dan penilaian pada Desember 2024. Hanya saja karena jadwal yang terlalu padat, seremonial penyerahan penghargaan menjadi tertunda.
“Dengan KORPRI Award ini, kami berharap bisa menemukan talenta talenta berprestasi. Contohnya ada pemenang yang memiliki usaha. Sehingga selain ASN, dia juga pengusaha,” ujar Nurman.
Pemenang tersebut termasuk kategori start-up KORPRI. Terdapat tiga pemenang untuk kategori tersebut. Peringkat pertama diraih Tatik Rahayu dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Fardhon Nurhandi dari dinas perpustakaan dan arsip daerah (dispussipda) sebagai peringkat kedua, serta Anis Ardhila dari dinas perhubungan (dishub) peringkat ketiga.
Sedangkan kategori inspiring dimenangkan oleh Yanti Arizona dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai peringkat pertama, Bobby Stya Abdi yang merupakan Lurah Kepanjen peringkat kedua, dan Sugeng Kusyairi Anwar dari dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) peringkat ketiga.
Selanjutnya untuk kategori kepengurusan, dimenangkan oleh Kecamatan Kepanjen sebagai peringkat pertama, Kecamatan Singosari sebagai peringkat kedua, dan Kecamatan Turen sebagai peringkat ketiga. Lalu untuk kategori empat penjuru mata angina dimenangkan oleh Eva Lestiatuti dari Puskesmas Ampelgading, Suprianto dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA), Sulaiman dari SMPN 2 Kasembon, dan Isa Anshori dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sementara untuk kategori lifetime achievement diberikan kepada Mursyidah yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum. “Itu kategori spesial. Kami memberikan penghargaan kepada ASN yang sudah pensiun,” pungkas Nurman. (yun/dan)
Editor : A. Nugroho