Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

TPA Randuagung Jadi Pusat Aksi Lingkungan, 868 Pohon Ditanam dalam Rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025

A. Nugroho • Kamis, 12 Juni 2025 | 20:44 WIB

 

CINTA ALAM: Aksi Lingkungan Berkelanjutan yang dirangkai dengan program Green Charity 3.0 di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
CINTA ALAM: Aksi Lingkungan Berkelanjutan yang dirangkai dengan program Green Charity 3.0 di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

MALANG — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) tahun 2025, berbagai pihak lintas sektor di Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan bertajuk Aksi Lingkungan Berkelanjutan yang dirangkai dengan program Green Charity 3.0 di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

 

Kegiatan ini didasari oleh Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor: 05 Tahun 2025 tertanggal 2 Juni 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/6) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan penghijauan, serta memperkuat sinergi multipihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Malang.

Aksi penanaman pohon menjadi fokus utama kegiatan, sebagai bentuk konkret kontribusi terhadap pengurangan dampak perubahan iklim dan pencemaran lingkungan.

Sebanyak 868 pohon direncanakan untuk ditanam secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi musim hujan. Adapun rincian dukungan bibit pohon meliputi:

 

* 700 pohon (Ficus, Nangka Madu, Alpukat Aligator, Kelengkeng New Kristal, dan Sukun) dari PT. Bentoel Internasional Investama (Bentoel Group);

* 110 pohon Bambu Petung dari PT. Ekamas Fortuna;

* 33 pohon Bambu Petung dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, yang juga memberikan dukungan sarana dan prasarana;

* 25 pohon Bambu Petung dari program Green Charity.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan, antara lain Bentoel Group, BASKOMAS (Bantuan Sosial Komunikasi Masyarakat) Malang, dan KEK Singhasari Indonesi.

Juga ada perwakilan dari PT. Ekamas Fortuna, Pemuda Tani Indonesia DPC Kabupaten Malang, tokoh masyarakat Desa Randuagung, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang selaku fasilitator utama.

 

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Dr Ahmad Dzulfikar Nurrahman, ST., MT., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari pendekatan berbasis partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“TPA Randuagung bukan hanya tempat akhir sampah, tetapi juga awal dari ekosistem baru yang lebih hijau dan lebih lestari. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Malang,” ujarmya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa kepemilikan (sense of belonging) masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan hidup, serta mendorong tumbuhnya komitmen bersama dalam menanggulangi persoalan persampahan dan krisis plastik secara berkelanjutan.

Editor : A. Nugroho
#Penghijauan #malang #lingkungan #hidup #Sampah