Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemdes Karangduren Bersihkan 10 Kubik Sampah di Kali Sukun, Habiskan Waktu selama Tujuh Jam

Mahmudan • Rabu, 18 Juni 2025 | 17:28 WIB
JAGA LINGKUNGAN: Satu unit alat berat diterjunkan untuk mengeruk tumpukan sampah bambu di Kali Sukun, Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji kemarin.
JAGA LINGKUNGAN: Satu unit alat berat diterjunkan untuk mengeruk tumpukan sampah bambu di Kali Sukun, Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji kemarin.

PAKISAJI - Potongan bambu yang menyumbat Kali Sukun sejak Minggu lalu (15/6) mengakibatkan banjir. Air sungai meluap hingga menggenangi permukiman warga. Supaya banjir tidak terulang, kemarin (17/6) Pemerintah Desa (Pemdes) Karangduren membersihkan sampah di sungai tersebut.

Kepala Desa (Kades) Karangduren Sihabur Romli mengatakan, di bagian atas Kali Sukun banyak pohon bambu. Namun dia tidak bisa memastikan asal-usul potongan bambu yang menyumbat aliran sungai tersebut.

“Pembersihan mulai pukul 08.00 hingga sekitar pukul 15.00. Jadi, total waktu pembersihan selama tujuh jam,” ucap Romli kemarin.

Pembersihan sungai tersebut melibatkan sekitar 100 orang dengan memanfaatkan satu ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang. Selain itu. juga melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakisaji dan Pemdes Karangduren.

Pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, ekskavator yang terletak di jembatan Jalan Simpang Pakisaji itu mengeruk sampah dari sungai untuk dipindahkan ke truk yang sudah disiapkan. ”Total sampahnya ada 10 meter kubik. Nanti akan diangkut ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Talangagung, Kepanjen. Sebagian diambil warga,” kata Romli.

Mayoritas sampah tersebut merupakan serpihan bambu. Namun ada juga sampah rumah tangga, utamanya sampah plastik. Menurut Romli, sampah tersebut merupakan aliran dari Kota Malang.

Sedangkan pengelolaan sampah di Desa Karangduren bisa dibilang tidak bermasalah. Warga mengumpulkan sampah rumah tangga masing-masing di tempat sampah.

Kemudian, Romli melanjutkan, ada warga yang memiliki usaha pengambilan sampah untuk dibawa ke TPA Talangagung. Sehingga nantinya tidak ada warga yang membuang sampah sembarangan. (yun/dan)

Editor : A. Nugroho
#pembersihan #Pemdes #sukun #Kali #karangduren