WONOSARI – Angkutan pedesaan (angdes) di Kabupaten Malang, khususnya jalur Kepanjen-Gunung Kawi, kini semakin sedikit. Sebagian besar angdes parkir di terminal-terminal, termasuk di sekitar pesarean Gunung Kawi.
Puluhan angdes terlihat parkir di terminal, dengan kondisi dipenuhi debu, berkarat, dan tidak terawat. Wariman, warga sekitar terminal, mengatakan bahwa kebanyakan angdes yang parkir di sana sudah tidak beroperasi sejak beberapa tahun lalu karena ditinggal penumpang.
Dahulu, ada sekitar 58 unit angdes yang beroperasi setiap hari, namun sekarang sangat jarang yang masih beroperasi. Berhentinya angdes beroperasi karena penumpang beralih ke moda transportasi lain.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Tri Hermantoro, mengatakan bahwa dari 16 trayek yang beroperasi di Kabupaten Malang, hanya 148 armada yang masih beroperasi. Untuk jalur Kepanjen-Gunung Kawi, hanya tersisa 1 unit yang beroperasi.(biy/dan)
Editor : A. Nugroho